Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Author: pskp

Runway Bandara Haji Asan Sampit Akan Diperpanjang

Keinginan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur agar Bandara Haji Asan Sampit dikembangkan, semakin mendekati kenyataan. Pemerintah pusat merencanakan melakukan perpanjangan dan pelebaran runway atau landasan pacu bandara tersebut pada 2024 nanti.

Kabar gembira itu disampaikan Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan, Endah Purnama Sari saat pertemuan di aula rumah jabatan bupati membahas rencana pengembangan Bandara Haji Asan Sampit.

Menurutnya, pengembangan bandara harus mengacu pada rencana induk. Dia yakin harapan pemerintah daerah dan masyarakat terkait pengembangan Bandara Haji Asan bisa diwujudkan.

“Insya Allah pada 2024 kita akan merealisasikan perpanjangan runaway dari 2.060 menjadi 2.260 meter dan juga akan melakukan pelebaran runaway, akan tetapi semua bentuk yang kita lakukan adalah sesuai dengan regulasi yang memang diwajibkan untuk dipenuhi dalam hal pengembangan bandara,” katanya.

Kabar ini pun disambut gembira. Hadir dalam pertemuan itu Bupati H Halikinnor SH, MM, Kapolres AKBP Sarpani, Ketua Komisi IV DPRD Muhammad Kurniawan Anwar dan pejabat lainnya.

Setelah pertemuan, rombongan juga langsung melakukan tinjauan lapangan ke Bandara Haji Asan Sampit. Rombongan meninjau kondisi runway yang berujung dekat Sungai Mentaya tersebut.

Beberapa hal menjadi catatan, seperti jarak rumah warga yang terlalu dekat dengan pagar landasan pacu, perlunya pembebasan lahan dan pemindahan bangunan serta aturan lainnya.

Beberapa opsi juga disampaikan sebagai solusi untuk memenuhi ketentuan agar pengembangan bandara tersebut disetujui. Kementerian Perhubungan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur untuk memperjuangkan hal tersebut.

“Insya Allah. Kita sama-sama Pak Bupati menyiapkan justifikasinya dan menyiapkan hal-hal sesuai regulasinya dan pengembangan itu sudah sesuai dengan master plan. Kita sampaikan kepada Bapak Menteri Perhubungan agar menjadi hal yang prioritas,” harap Endah Purnama Sari.

Bupati Halikinnor menjelaskan, perpanjangan dan pelebaran landasan pacu menjadi kebutuhan mutlak demi peningkatan kapasitas Bandara Haji Asan Sampit. Tujuannya agar bandara ini bisa didarati pesawat berbadan lebar sehingga transportasi udara semakin lancar dan berdampak positif terhadap perekonomian.

Berbagai faktor menjadi pertimbangan usulan pengembangan Bandara Haji Asan Sampit, seperti jumlah penduduk terbanyak di Kalimantan Tengah, besarnya invetasi, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit, serta bidang lainnya.

“Di tengah tingginya kebutuhan bandara yang ada ini, diharapkan runway-nya diperpanjang dan diperlebar sehingga kapasitasnya bisa menampung lebih banyak penumpang sehingga perekonomian kita akan semakin bangkit dan berkembang,” harap Halikinnor.

Saat ini penerbangan terus berkurang, bahkan harga tiket juga jauh lebih mahal dibanding bandara sekitar. Akibatnya banyak warga yang memilih terbang melalui bandara lainnya seperti Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya maupun Bandara Iskandar Kabupaten Kotawaringin Barat karena ada kepastian jadwal penerbangan dan harga tiket jauh lebih murah.

Terkait pembebasan lahan dan pembangunan gedung baru, Halikinnor meyakinkan bahwa pemerintah daerah siap memenuhinya. Dia berharap kolaborasi pemerintah daerah dengan Kementerian Perhubungan bisa benar-benar mewujudkan pengembangan Bandara Haji Asan Sampit yang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat.

“Saya berharap saat HUT Kotim pada 7 Januari 2024 nanti pesawat airbus (berbadan lebar) sudah bisa mendarat di Bandara Haji Asan Sampit. Kalau bisa lebih cepat maka tentu akan lebih baik,” pungkas Halikinnor.

Kadis kominfo Kotim mengikuti Kegiatan Asistensi dan Bimbingan Teknis SPBE

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika(Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur(Kotim), Marjuki,S.Pd.M.S.M, bersama dengan Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Persandian, Hendra Santoso,S.Kom, menghadiri kegiatan asistensi dan bimbingan teknis untuk penyusunan arsitektur dan peta rencana Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) di pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) yang dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Suhaemi mewakili Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin. Acara ini berlangsung di Aula Bappedalitbang Provinsi Kalteng pada Senin (29/5/2023).

Dalam sambutannya, Staf Ahli Gubernur Kalteng, Suhaemi, mengungkapkan pentingnya pendampingan teknis SPBE yang dilakukan oleh Kementerian PAN-RB dalam mendorong integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan pendampingan teknis SPBE ini. Kami yakin bahwa implementasi SPBE yang terintegrasi dengan baik akan mendorong efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di seluruh pemerintah daerah di provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Analis Kebijakan Asdep Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Sammy Primadi Bakrie, mewakili Asdep SPBE KemenPANRB, menyampaikan laporan pada acara sosialisasi mengenai pentingnya pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Acara ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia SPBE serta mewujudkan layanan digital yang terpadu di Indonesia.

Dalam laporannya, Analis Kebijakan Asdep Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE KemenPANRB, Sammy Primadi Bakrie, yang mewakili Asdep SPBE KemenPANRB, menekankan pentingnya kegiatan sosialisasi sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia SPBE dan menciptakan keterpaduan layanan digital di Indonesia.

Sammy menjelaskan bahwa Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah menjadi tren dalam transformasi digital Indonesia. SPBE merupakan sistem yang mampu meningkatkan kinerja dan efektivitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Pengembangan arsitektur SPBE menjadi hal yang sangat penting guna menciptakan sistem yang terkoneksi, efektif, efisien, dan terintegrasi dalam memberikan layanan publik yang berkualitas.

“Dalam era digital, SPBE menjadi fondasi utama dalam transformasi pemerintahan. Dengan mempercepat proses dan meningkatkan efektivitas, dan memberikan dampak yang signifikan bagi layanan publik. Oleh karena itu, pengembangan arsitektur SPBE menjadi kunci dalam memastikan bahwa sistem ini dapat terkoneksi dengan baik, berjalan secara efektif dan efisien, serta terintegrasi dalam memberikan layanan publik yang berkualitas,” jelas Sammy.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotawaringin Timur, Marjuki, mengungkapkan harapannya terhadap kegiatan asistensi dan bimbingan teknis yang bertujuan untuk penyusunan arsitektur dan peta rencana Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam kegiatan tersebut, Marjuki berharap pemerintah daerah dapat memperoleh panduan yang jelas dan terarah dalam menyusun arsitektur SPBE yang terkoneksi dengan baik dan efektif. Pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tahapan dan proses yang diperlukan dalam pengembangan SPBE di pemerintah daerah.

kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dari KemenPANRB dan Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng terkait serta Kepala Diskominfo Kabupaten/Kota se-Kalteng.

Bupati Halikinnor Hadiri Serah Terima Kirap Pemilu 2024

Bupati Kotawaringin Timur, H. Halikinnor, SH, MM, menghadiri acara serah terima kirap pemilu tahun 2024 yang menandai satu tahun menuju hari pemungutan suara. Acara berlangsung di halaman kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Timur dengan tema “Pemilu sebagai Sarana Integrasi Bangsa”., Senin (29/05/2023)

Dalam acara tersebut, Bupati Halikinnor hadir sebagai perwakilan pemerintah daerah untuk menyampaikan dukungan terhadap proses pemilihan umum yang adil dan demokratis. Bupati hadir dengan didampingi oleh Forkopimda, Sekretaris daerah, Asisten I Setda Kotim serta jajaran pejabat terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dalam sambutan yang disampaikannya, Bupati Halikinnor menekankan pentingnya pelaksanaan pesta demokrasi pada tahun 2024 mendatang. Kepada penyelenggara dan seluruh pihak  yang terlibat dapat mempersiapkan sebaik-baiknya.

“Saya meminta untuk dilakukan persiapan sebaik-baiknya agar penyelenggaraan pemungutan suara  di kabupaten Kotawaringin Timur  dapat dilakukan dengan aman , lancar dan sukses yang pada akhirnya akan terpilih pemimpin pilihan rakyat yang akan melanjutan estafet kepemimpinan  dinegeri kita  maupun kotim khususnya”

Selain itu, Bupati Halikinnor Mengajak seluruh masyarakat menyambut pemilu dengan gembira dan penuh semangat karena ini merupakan pesta rakyat dan menetukan Nasib bangsa kedepannya dan berharap partisifasi pemilu meningkat dan semua elemen terlibat, agar menghasilkan pemimpin yang berkualitas, bupati juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang Bersama-sama untuk mendukung dan menjaga tahapan pemilu 2024.

Dalam kesempatan ini, Bupati Halikinnor berharap dengan dilaksanakannya  kirap pemilu tahun 2024 pada hari ini dapat membantu, memudahkan dan mengawal penyelenggaraan pemungutan suara dengan sebaik-baiknya dan memberikan informasi  tentang yang menjadi peserta pemilu serta memberikan Pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat.

Acara serah terima kirap pemilu tahun 2024 dihadiri oleh, Perwakilan KPU Provinsi kalteng, Ketua KPU Kabupaten dan kota se Kalimantan Tengah, Ketua dan jajaran Bawaslu Kotim, ketua dan perwakilan partai politik, serta para pemangku kepentingan terkait.

“Wakil Bupati Kotim Membuka Musda ke-IX Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Kotawaringin Timur”

Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati.,S.Pd, hadir dan membuka secara resmi Musyawarah Daerah ke-IX Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Kotawaringin Timur. Acara ini diadakan di Kampus I Universitas Muhammadiyah Sampit (UMSA) dan dihadiri oleh para pengurus, anggota, serta tokoh-tokoh Muhammadiyah dan Aisyiyah Provinsi Kalimantan Tengah serta dari berbagai wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur., Minggu, 28 Mei 2023.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawati.,S.Pd, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap peran Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam memajukan berbagai bidang di Kabupaten Kotawaringin Timur. Ia mengakui kontribusi positif yang telah diberikan oleh organisasi keagamaan tersebut dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

“Saya mengucapkan selamat datang dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta Musyawarah Daerah ke-IX Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Kotawaringin Timur. konstribusi Muhammadiyah dan Aisyiyah pada daerah ini sangat besar baik dalam bidang dakwah, Pendidikan, Tabliq, sosial kemanusian bahkan dibidang kebencanaan, bahkan dibidang Pendidikan Muhammadiyah secara aktif mengembangkan sebagai bagian penting dalam pembangunan SDM disemua tingkat Pendidikan di daerah ini serta mendukung program-program pemerintah daerah yang sangat berarti bagi pembangunan dan kemajuan kita semua,” kata Wakil Bupati Irawati.,S.Pd.

Irawati berharap dalam forum musyawarah daerah ini Muhammadiyah kotim akan terbentuk gagasan-gagasan, ide-ide  yang nantinya membawa Muhammadiyah kedepan  akan lebih baik serta terpilih pimpinan yang memiliki karakter kuat untuk mewujudkan Muhammadiyah yang lebih dinamis, berkemajuan untuk mewujudkan islam yang berkemajuan membawa Rahmat bagi semesta dan kedepan akan mampu menjadi organisasi yang lebih maju lebih baik dan lebih unggul.

Dalam rangka memeriahkan Musyawarah Daerah (Musda) ke-9 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah ini juga telah diadakan acara silaturahim melalui jalan sehat. Acara tersebut menjadi rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar anggota Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta menyemarakkan suasana Musda yang berlangsung pada tanggal 27-28 Mei 2023.

Asisten I Setda Kotim Buka Seminar “Berdamai dengan Thalassemia” untuk Tingkatkan Kesadaran dan Dukungan Terhadap Penderita

Asisten I Setda Kotim, Rihel, S.Sos, hadir dan membuka seminar kesehatan bertema “Berdamai dengan Thalassemia” yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) Sampit bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Murjani Sampit dan PT Kalbe Farma. Acara ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Thalassemia Sedunia, bertempat di Gedung penunjangLantai II RSUD dr Murjani sampit, Sabtu (27/05/2023).

Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Direktur Rumah Sakit dr. Murjani Sampit, Tim Dokter Rumah sakit dr Murjani dan Ketua POPTI Sampit. Serta orang tua penyandang thalassemia.

Dalam sambutannya Asisten I menyampaikan bahwa Thalassemia adalah penyakit kelainan darah yang diturunkan dan ditandai oleh produksi hemoglobin yang tidak normal. Penyakit ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat, terutama di Kalimantan Tengah, di mana kasus thalassemia masih cukup tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, seminar ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang thalassemia serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan dan secara Bersama-sama memberika dukungan tidak hanya perkumpulan POPTI saja tetapi semua komponen masyarakat termasuk pemerintah daerah.

“ Penderita Thalassemia semakin meningkat di Indonesia,  khususnya di kotim kasus thalassemia tergolong sedikit namun bukan berarti kita abai akan hal ini, melalui seminar ini menambah wawasan kita tentang thalassemia dan menguatkan kepedulian kita kepada para penyandang thalassemia,tidak hanya POPTI yang berjuang, tetapi seluruh komponen masyarakat termasuk pemerintah daerah dan praktisi kesehatan  dapat berkolaborasi dalam rangka memberikan motivasi dan dukungan kepada penderita agar terus tumbuh berkembang  dengan baik, sehingga menumbuhkan semangat dan kemapuan  untuk berkarya dan berprestasi seperti anak-anak lainnya”

Diharapkan kesadaran masyarakat tentang thalassemia dapat semakin meningkat, sehingga dapat mencegah terjadinya dan memberikan dukungan yang lebih baik bagi penderita thalassemia di Kotim. Pemerintah daerah terus mendukung upaya-upaya pencegahan dan penanganan thalassemia guna menciptakan masyarakat yang sehat dan berkualitas.

 

Kepala Bappelitbangda dan Kepala Diskominfo Koordinasi Evaluasi Tahap I Program Smart City di Kabupaten Kotawaringin Timur

Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Pengkajian Daerah (Bappelitbangda) yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pelaksana Smart City Kabupaten Kotawaringin Timur, Rafiq Riswandi, S.T., M.Si., memimpin rapat koordinasi persiapan evaluasi implementasi program Smart City. Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) selaku Wakil Tim Pelaksana, Marjuki, S.Pd., M.S.M, serta  Dinas maupun istansi terkait selaku Koordinator dan Anggota Pelaksana Smart City Kotawaringin Timur,  Jum,at (26/05/2023)

Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk membahas evaluasi tahap pertama dari program Smart City yang telah diimplementasikan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Dalam rapat yang digelar di Ruang Sampit Creative Hub (SCH) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur, berbagai aspek terkait data program pembangunan dibahas secara mendalam.

Rafiq Riswandi, selaku Kepala Bappelitbangda dan Ketua Tim Pelaksana Smart City, menjelaskan bahwa evaluasi implementasi program Smart City merupakan langkah penting untuk menilai keberhasilan dan tantangan yang dihadapi dalam pembangunan Smart City di Kabupaten Kotawaringin Timur. Evaluasi tahap pertama ini akan melibatkan analisis data, kesiapan teknis, serta penilaian terhadap hasil-hasil yang telah dicapai.

“Dalam rapat koordinasi ini, kami akan mengevaluasi data program pembangunan Smart City yang telah dilaksanakan sejauh ini. Kami juga akan menilai sejauh mana kesiapan dalam menghadapi tahap evaluasi ini serta melakukan penyesuaian dan perbaikan apabila ditemukan kekurangan,” ujar Rafiq Riswandi.

Sementara itu, Marjuki, selaku Kepala Diskominfo dan Wakil Tim Pelaksana Smart City, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak terkait dalam mengimplementasikan program Smart City. Ia menyatakan bahwa evaluasi tahap pertama ini akan menjadi tolak ukur untuk menentukan langkah-langkah strategis selanjutnya dalam mewujudkan visi Smart City di Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Kami akan berfokus pada evaluasi data program pembangunan Smart City untuk mengetahui capaian yang telah dicapai dan menentukan langkah-langkah perbaikan yang perlu dilakukan. Evaluasi ini akan membantu kami dalam mengoptimalkan pemanfaatan program yang telah dilaksanakan sesuai enam dimensi yang dibangun dan saling berkaitan satu dengan yang lain,” kata Marjuki.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif untuk meningkatkan implementasi program Smart City di Kabupaten Kotawaringin Timur. Evaluasi tahap pertama ini dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Pemkab Resmi Launching Geoportal Kotawaringin Timur

Kabupaten Kotawaringin Timur sukses menyelesaikan serangkaian acara penting dalam pengembangan infrastruktur geospasial. Acara penutupan Bimbingan Teknis Simpul Jaringan, penandatanganan Nota Kesepakatan Kerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) Republik Indonesia, serta peluncuran Geoportal Kabupaten Kotawaringin Timur berlangsung dengan sukses, bertempat di Aula Sei Mentaya Bappelitbangda Kabupaten Kotawaringin Timur,Kamis (25/05/2023)

Bimbingan Teknis Simpul Jaringan, yang berlangsung selama 2 hari, dihadiri oleh peserta dari perwakilan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kab Kotim. Peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar dan meningkatkan pemahaman mereka tentang pengembangan simpul jaringan yang menjadi dasar dalam pengelolaan data geospasial. Para peserta juga mendapatkan bimbingan dari  instruktur Badan Informasi Geospasial (BIG) Republik Indonesia secara langsung.

Sementara itu, Wakil Bupati Kotawaringin Timur, bersama dengan perwakilan BIG, melaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan Kerjasama. Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara Kabupaten Kotawaringin Timur dan BIG dalam pengembangan infrastruktur geospasial. Dengan kerjasama ini, diharapkan Kabupaten Kotawaringin Timur dapat memperoleh dukungan teknis dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan pengelolaan data geospasial.

Selain itu, acara ini juga menjadi momentum peluncuran Geoportal Kabupaten Kotawaringin Timur. Geoportal adalah platform daring yang memberikan akses mudah dan cepat terhadap data geospasial dan informasi geospasial yang relevan. Peluncuran Geoportal ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas data geospasial dan memperkuat pengambilan keputusan berbasis informasi.

Penutupan Bimbingan Teknis Simpul Jaringan, penandatanganan Nota Kesepakatan Kerjasama dan peluncuran Geoportal, Kabupaten Kotawaringin Timur menunjukkan komitmen kuat pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dalam pengembangan infrastruktur geospasial dan pemanfaatan data geospasial yang lebih baik. Hal ini diharapkan dapat mendorong pembangunan yang berkelanjutan, pengambilan keputusan yang berbasis informasi, serta pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Dinas Komunikasi dan Informatika Kotim Menjadi Wali Data dalam Pengelolaan Data Geospasial dan Informasi Geospasial”

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur Mengambil peran penting sebagai “Wali Data” dalam pengelolaan data geospasial dan informasi geospasial. Sebagai unit kerja yang bertanggung jawab atas penyimpanan, pengamanan, dan penyebaran data geospasial, Diskominfo Kotim telah menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan tugasnya pada peluncuran Geoportal dan penandatanganan nota kesepakatan di Aula Sei Mentaya Bapalitbangda Kab. Kotim, Kamis (25/05/2023).

Sebagai Wali Data, Diskominfo Kotim memainkan peran yang sangat vital dalam pengelolaan terhadap Produsen Data, yaitu Unit kerja yang melaksanakan pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, dan penggunaan Data Geospasial dan Informasi Geospasial, dalam hal ini adalah seluruh Organisasi Perangkat Daerah dan user atau pengguna pada OPD tersebut, termasuk peta, citra satelit, data topografi, dan informasi lainnya yang berkaitan.

Selain itu, Diskominfo Kotim juga berperan dalam penyebaran data geospasial kepada pemangku kepentingan yang membutuhkan serta memastikan bahwa data tersebut dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh masyarakat, lembaga pemerintah, peneliti, dan pihak lain yang berkepentingan. Hal ini membantu dalam perencanaan pembangunan, pengelolaan lingkungan, pemetaan wilayah, serta pengambilan keputusan yang lebih baik di Kotim.

Marjuki.S.Pd.,M.S.M, Kepala Diskominfo Kotim, menyatakan pentingnya peran sebagai Wali Data dalam pengelolaan data geospasial. Beliau menjelaskan, “Sebagai Wali Data, Diskominfo Kotim berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan dan kualitas data geospasial serta informasi geospasial di Kotim. Kami berupaya untuk memfasilitasi aksesibilitas data kepada pihak-pihak yang membutuhkan, sambil menjaga keamanan dan kerahasiaannya.”

Komitmen dan upaya Diskominfo Kotim sebagai Wali Data dalam pengelolaan data geospasial dan informasi geospasial merupakan langkah penting untuk memastikan penggunaan yang efektif dan efisien dari sumber daya tersebut. Dengan adanya Diskominfo Kotim yang berperan sebagai pemangku kepentingan utama dalam hal ini, diharapkan pengelolaan data geospasial di Kotim dapat semakin ditingkatkan, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan dan pengambilan keputusan.

Kotim Siap Mendukung Sekolah Penggerak

Asisten III bidang Administrasi Umum Muhammad Saleh, SP., MM mengucapkan Terimakasih dan Penghargaan setinggi – tingginya kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan sekolah penggerak dan tentunya selama ini Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) sebagai perwakilan dari KEMENDIKBUDRISTEK di daerah sudah maksimal memberikan pelayanan dan informasi berkaitan dengan pengelolaan Pendidikan di sekolah, hal tersebut disampaikan Muhammad Saleh pada sambutannya di acara Forum Pemangku Kepentingan daerah terkait dengan berbagai upaya peningkatan mutu penyelenggaraan Pendidikan bertempat di Aula lantai II Setda Kab.kotim, Rabu (24/05/2023).

Sementara itu Plt.Kepala Dinas Pendidikan Kab.Kotim Muhammad Irfansyah, SH.,M.Si dalam laporannya menyebut tentang keberadaan sekolah penggerak di kab. Kotim ada 38 sekolah penggerak Angkatan 2 dan 6 Sekolah Penggerak Angkatan 3. Untuk Angkatan 2 sudah berjalan 2 tahun sedangkan Angkatan 3 baru mulai ditahun ini.

Berdasarkan perencanaan dari Kemendikbudristek bahwa pada tahun ke 4 nanti sekolah penggerak ini akan diserahkan pengelolaannya secara penuh ke daerah masing masing, tentu ini menjadi PR dan tantangan kami dinas Pendidikan selaku leading sektornya dan juga pemerintah daerah kabupaten kotawaringin timur secara umum.

Selain sekolah penggerak di kab. Kotim juga ada guru penggerak, dimana pada Angkatan 4 berjumlah 28 Orang Guru Penggerak ( mereka ini semua sudah lulus dan alhamdulillah beberapa dari mereka sudah dipromosikan menjadi kepala sekolah berdasarkan regulasi permendikbud no 26 tahun 2022). Sedangkan Angkatan 7 berjumlah 41 Orang dan sampai saat ini masih berjalan lokakarya memasuki bulan ke 5.

Pemkab Kotim Gelar Bimbingan Teknis Simpul Jaringan

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar bimbingan teknis, launching geoportal dan penandatanganan kesepakatan tentang simpul jaringan Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2023.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati H Halikinnor, SH, MM ini dilaksanakan selama dua hari. Acara juga dihadiri sejumlah instansi terkait yang berkepentingan dalam program tersebut.

“Diharapkan juga kepada para peserta bimbingan teknis yang telah diutus oleh instansi masing-masing dapat mengikuti bimtek ini dengan serius dan melakukan penginputan data dalam geoportal Kabupaten Kotawaringin Timur,” kata Halikinnor, Selasa (23/5/2023).

Simpul Jaringan adalah kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah yang memiliki unit kerja penyimpanan dan pengolahan data geospasial (disingkat unit produksi) dan unit diseminasi dan distribusi data geospasial (disingkat Unit Pengelolaan dan Penyebarluasan).

Bupati berterima kasih kepada Badan Informasi Geospasial(BIG) Republik Indonesia yang sudah meluangkan waktu dan berkomitmen untuk peningkatan SDM dan status simpul jaringan di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dijelaskannya, pada peta status simpul jaringan nasional untuk Provinsi Kalimantan Tengah, status server geoportalnya berwarna hijau yang artinya geoportal terhubung, sedangkan untuk Kabupaten Kotawaringin Timur status simpul jaringannya berkembang yaitu berwarna coklat yang berarti geoportal tersedia tapi belum terhubung atau data belum terisi.

Untuk pengisian data dalam geoportal tersebut maka pada hari ini dilaksanakan penyelenggaraan kegiatan bimbingan teknis tentang simpul jaringan Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2023.

Kegiatan ini dalam rangka peningkatan status simpul jaringan Kabupaten Kotawaringin Timur yang saat ini statusnya berkembang dalam peta status simpul jaringan nasional, dengan melakukan kerja sama atau pendampingan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) Republik Indonesia dan Pusat Pengembangan Infrastruktur Data Spasial (PPIDS) Universitas Palangka Raya.

Melalui pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis yang dilaksanakan selama dua hari ini diharapkan dapat terinputnya data geospasial yang bersumber dari data statistik sektoral maupun data dalam
bentuk peta kedalam aplikasi geoportal.

Selanjutnya data ini sebagai bahan untuk penyusunan surat keputusan Bupati Kotawaringin Timur tentang daftar peta tematik pada simpul jaringan geospasial  daerah yang berasal dari masing-masing produsen data.

“Untuk saat ini surat keputusan Bupati Kotawaringin Timur tentang penetapan tim jaringan informasi geospasial yang pesertanya sekarang mengikuti bimtek ini masih dalam proses di Bagian Hukum Setda Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujar bupati.

Peserta diharapkan mampu memahami materi yang disampaikan sehingga status simpul jaringan Kabupaten Kotawaringin Timur dalam peta status simpul jaringan nasional yang semula berstatus berkembang (berwarna coklat) meningkat menjadi berstatus optimal (berwarna hijau), atau berstatus unggul (berwarna biru).

Peserta juga diharapkan sudah menyiapkan dan membawa data yang akan digunakan sebagai bahan bimtek yang nantinya diinput dalam aplikasi geoportal Kabupaten Kotawaringin Timur dengan kriteria data yang akan digunakan disesuaikan dengan prioritas daerah yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah sesuai RPJMD tahun 2021–2026.

“Prioritas tersebut yaitu infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan serta Kotim yang nyaman, lestari, berbudaya dan agamis,” pungkas Halikinnor.

Pemkab Kotim Dukung Kemajuan Kalteng

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 115 serta Hari Jadi ke 66 Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah kabupaten untuk menguatkan komitmen mendukung kemajuan Kalimantan Tengah, khususnya melalui percepatan pembangunan di Kotawaringin Timur.

Bupati Kotawaringin Timur H. Halikinnor, SH, MM mengatakan, Kalimantan Tengah dikaruniai sumber daya alam yang melimpah. Ini menjadi salah satu modal untuk membangun daerah agar semakin maju.

“Saat ini Kalimantan Tengah merupakan provinsi terluas di Indonesia setelah Papua dimekarkan kembali. Mudah-mudahan dengan luasnya wilayah dengan sumber daya alam yang sangat melimpah ini, harapan Kita Kalimantan Tengah ke depan semakin jaya dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujar bupati.

Upacara peringatan Hari Jadi ke 66 Provinsi Kalimantan Tengah digelar serentak. Selain di tingkat provinsi, upacara juga dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota.

Saat upacara, diperdengarkan sejarah singkat berdirinya Provinsi Kalimantan Tengah. Kotawaringin Timur mempunyai andil besar karena merupakan satu dari tiga kabupaten yang menjadi cikal-bakal berdirinya provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai ini

Hingga Kalimantan Tengah berusia 66 tahun ini, Kotawaringin Timur juga merupakan salah satu daerah yang mempunyai peranan penting. Kabupaten ini disebut-sebut menjadi pintu gerbang dan barometer perekonomian Kalimantan Tengah.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berkomitmen untuk terus berkontribusi, tidak hanya bagi daerah sendiri, tetapi juga untuk provinsi ini. Percepatan pembangunan di Kotawaringin Timur diharapkan juga membawa dampak positif bagi perekonomian Kalimantan Tengah.

“Kita sama-sama mendoakan semoga Kalimantan Tengah ini semakin maju dan semakin berkah sehingga masyarakatnya semakin makmur dan sejahtera,” pungkas bupati.

Kotawaringin Timur Mewakili Provinsi Kalteng Mengikuti Inovasi TTG 2023

Julianthie Mandasari dan Putri Apriyani mewakili Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti seleksi lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna dalam rangka Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXIV Tahun 2023 secara virtual dari ruang Sampit Creative Hub Diskominfo Kotim, Senin (22/05/2023).

Keduanya adalah Juara pertama pada Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) yang berasal dari Kabupaten Kotawaringin Timur.

Lomba  Teknologi Tepat Guna ini bertujuan untuk memfasilitasi setiap Individu maupun Posyantek baik Desa, Kelurahan, Kecamatan maupun Kabupaten sebagai wadah masyarakat untuk menciptakan alat Teknologi Tepat Guna yang mempunyai nilai ekonomis dan keberlanjutan sumber daya alam yang ada di Desa.

Inovasi yang ditampilkan oleh peserta dari perwakilan  Kalimantan Tengah ini adalah Pemanfaatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Limbah Besi Rongsok dalam Pembuatan Alat Sederhana “Pembelah Buah Ketapang” (untuk produk buah biji ketapang).

Pada Kegiatan tersebut Julianthie dan Putri didampingi Pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kotawaringin Timur.

Pedagang PPM sampit menerima Akta Notaris Hak sewa pakai bangunan

Bupati Kotawaringin Timur H.Halikinnor,SH.,MM menyerahkan secara langsung Akta Notaris Hak sewa pakai bangunan kepada pedagang pasar Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit.

Bupati hadir didampingi Sekretaris Daerah Fajrurrahman, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Rihel, Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Alang Arianto serta sejumlah Kepala dan Perwakilan SOPD Kab Kotim.

“ Alhamdullilah hari ini kami dapat secara langsung menyerahkan akta notaris hak sewa pakai bangunan yang ada di  Perbelanjaan Mentaya (PPM) ini, terealisasinya  proses pembuatan akta ditahun ini dikarenakan proses pembuatannya perlu kehati-hatian dan kami berusaha mendorong pejabat notaris yang memproses segera,  serta dengan biaya yang sesuai ketentuan “kata halikinnor di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM), Minggu (21/05/2023).

Lebih lanjut halikinnor berharap dengan diserahkannya akta notaris hak sewa pakai bangunan ini memberikan semangat bagi pedagang untuk berusaha dan meningkatkan nilai jual barang yang ada sehingga kompetitif kualitas dan harga serta diminati masyarakat.

“Saya berharap para pedagang dapat mempergunakan bangunan tersebut dengan bertanggung jawab terhadap tempat usaha yang sudah diberikan dengan baik serta memelihara dan menjaga kebersihannya sehingga masyarakat yang berbelanja lebih tertarik”

Akta notaris akan dibagikan ke 600 pedagang yang ada di pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) dan diserahkan secara bertahap  ujar Tajudinnor selaku ketua panitia pelaksana

Kotim Targetkan Juara Umum FBIM 2023

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur sangat optimis menghadapi event tahunan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tahun 2023. Bahkan pemerintah daerah menargetkan menjadi juara umum acara yang digelar di Palangka Raya pada 21-27 Mei 2023.

Bupati H Halikinnor, SH, MM memberangkatkan kontingen Kotim yang beranggotakan 104 orang. Mereka akan mengikuti 12 cabang yang akan diperlombakan.

“Kita targetkan menjadi juara umum. Dengan kebersamaan, kekompakan dan semangat Habaring Hurung, mudah-mudahan target itu bisa kita capai,” kata Halikinnor saat acara pelepasan kontingen di aula rumah jabatan bupati, Minggu (21/5/2023).

Bupati menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh peserta yang terpilih menjadi utusan Kotim. Peserta diminta dapat menjaga dan membawa nama baik daerah.

Bupati berpesan kepada kontingen untuk senantiasa menjaga kesehatan dan kekompakan tim selama pertandingan, saling memberi semangat dan dukungan sesama teman.

Kontingen bertanding atas nama kabupaten, bukan atas nama cabang lomba, sehingga saling support di antara anggota kontingen sangat diperlukan.

Kemampuan antar kabupaten/kota mungkin mungkin kurang lebih sama, namun mental pemenang yang harus dibangkitkan. Kalau mental sudah ciut duluan maka akan sulit untuk meraih hasil maksimal di dalam sebuah kompetisi.

“Kalau berhasil menjadi juara umum akan kita beri bonus. Saya juga sudah meminta Pak Sekda untuk mengevaluasi kekurangan dan inovasi yang perlu dilakukan,” pungkas Halikinnor.