Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Author: pskp

Bupati Kotim Lantik Tiga Penjabat Kepala Desa

Bupati Kotawaringin Timur, H Halikinnor, SH, MM melantik tiga penjabat kepala desa untuk mengisi kekosongan pucuk pimpinan di tiga desa. Hal ini setelah kepala desa sebelumnya mengundurkan diri karena mendaftar menjadi bakal calon anggota legislatif pemilu 2024, Senin (5/6/2023).

Tiga penjabat kepala desa yang dilantik yakni Arya Agus Wardana sebagai Penjabat Kepala Desa Tinduk Kecamatan Baamang, Zulkarnain sebagai Penjabat Kepala Desa Baampah Kecamatan Mentaya Hulu dan Muhamad Yusuf sebagai Penjabat Kepala Desa Cempaka Mulia Barat Kecamatan Cempaga.

Mereka menggantikan Kepala Desa sebelumnya yaitu Kasmudin, Rahmad dan Supian Hadi yang mengundurkan diri karena mendaftar menjadi bakal calon anggota legislatif pada pemilu 2024 nanti.

“Pengunduran diri tersebut disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum pada saat pendaftaran dan tidak dapat ditarik kembali,” kata bupati.

Pelantikan penjabat kepala desa dilaksanakan sehubungan dengan adanya pengunduran sebanyak 12 orang kepala desa yang ingin maju dalam kontestasi pemilihan anggota legislatif pada pemilihan umum tahun 2024.

Pengisian jabatan kepala desa ini melalui penjabat kepala desa dilakukan agar tidak terjadi kekosongan jabatan kepala desa. Sesuai ketentuan, bagi kepala desa, perangkat desa dan atau anggota Badan Permusyawaratan Desa apabila mencalonkan diri sebagai calon legislatif harus mengundurkan diri dan sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 tahun 2023.

Sampai dengan saat ini, baru tiga desa yang sudah selesai proses penetapan keputusan bupati terkait pengisian penjabat kepala desa. Sembilan desa yang lain akan menyusul pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah dan janjinya.

Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas pengabdian Kasmudin, Rahmad dan Supian Hadi selama ini dalam memajukan desa-desa yang mereka pimpin.

“Kami mendoakan semoga sukses mencapai tujuan mulia untuk membantu memajukan Kabupaten Kotawaringin Timur melalui jalur legislatif,” ucap Halikinnor.

Halikinnor berharap para mantan kepala desa tersebut mendukung transisi yang baik di desa masing-masing, sehingga tidak terjadi permasalahan dikemudian hari yang dapat menggangu pencalonan pada pemilihan legislatif maupun apabila ada yang kembali ingin mengikuti pemilihan kepala desa pada tahun 2025/2026.

Bagi penjabat kepala desa, dia berpesan agar bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai kepala desa karena hak, kewajiban dan tanggung jawabnya sama dengan kepala desa definitif.

Selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditugaskan di kecamatan maka harus dapat membagi waktu dalam pelaksanaan tugas. Mereka harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat desa dan harus sering berada di desa.

“Laksanakanlah kegiatan pemerintahan, kegiatan pembangunan, dan pemberdayaan/pembinaan kemasyarakatan di desa secara profesional, efisien, efektif, terbuka dan bertanggung jawab serta berikanlah pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di desanya,” tambahnya.

Halikinnor mengingatkan, tugas utama penjabat kepala desa adalah segera melaksanakan pemilihan kepala desa antar waktu dengan berkoordinasi  dengan Badan Permusyawaratan Desa.

“Saya minta juga Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan terkait pengelolaan keuangan desa  dan dokumen serah terima yang disampaikan, terutama terkait aset desanya, agar jangan sampai terjadi permasalahan,” tegasnya.

Kepala Desa di Kotim Diberi Pembekalan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan

Bupati Kotawaringin Timur, H Halikinnor, SH, MM meminta seluruh kepala desa lebih teliti dalam pengelolaan keuangan desa agar semakin efektif untuk pembangunan dan tidak sampai terjadi pelanggaran hukum.

Itu disampaikannya saat membuka workshop evaluasi pengelolaan keuangan desa dan pembangunan desa tahun 2023. Kegiatan ini dihadiri 165 kepala desa dari 17 kecamatan di Kotawaringin Timur.

“Anggaran yang besar tersebut saya berharap pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan desa harus dikelola secara transparan, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran,” kata bupati, Senin (5/6/2023).

Diskusi dipandu Kepala DPMD Kotawaringin Timur Raihansyah. Narasumber Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Tengah Bambang Ari Setiono, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah Hari Utomo, Pelaksana Harian Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah Etty Aprilya dan Analis Kebijakan Ahli pada Kementerian PDTT Novita Riani.

Megiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan bagi perangkat daerah terkait, camat dan kepala desa dalam melakukan pembinaan, pengawasan dan pengelolaan keuangan desa serta perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di desa.

Kotawaringin terdiri 168 desa pada 17 kecamatan, dengan anggaran yang diterima desa dari APBN maupun APBD dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

Tahun 2022 menerima transfer Dana Desa (DD) sebesar Rp144.196.324.000 dan pada tahun 2023 menerima transfer dana desa sebesar Rp149.075.731.000 atau mengalami kenaikan sebesar Rp4.879.407.000.

Alokasi Dana Desa (ADD) yang dianggarkan dan ditransfer ke desa juga  mengalami kenaikan yakni tahun 2022 sebesar Rp88.680.602.400 dan pada tahun 2023 kami naikkan menjadi Rp109.050.053.200 atau mengalami kenaikan Rp20.369.450.800.

Selain karena adanya peningkatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) juga sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah pada peningkatan kesejahteraan dan pembangunan desa.

Selain peningkatan anggaran, pemerintah daerah juga menaikkan penghasilan tetap (siltap) kepala desa dan perangkat desa pada tahun 2023 sebesar Rp500 ribu dan kenaikan insentif bagi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebesar Rp250 ribu.

“Walaupun kenaikan ini masih sangat kecil, kami berharap ini dapat meningkatkan kesejahteraan bagi kepala desa dan perangkat desa serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang pada akhirnya kami berharap meningkatnya juga kinerja dari kepala desa dan perangkat desa dalam melaksanakan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa,” ujarnya.

Bupati mengingatkan instansi pendamping, pembina, pengawas, pemantau dan terutama kepada desa sebagai pengguna dana tersebut, harus selalu transparan dan mengedepankan akuntabilitas.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman bagi camat dan kepala desa terhadap beberapa aturan tersebut. Harapannya, pembangunan desa menjadi lebih baik dan masyarakatnya menjadi lebih sejahtera karena kemajuan dan kemandirian desa akan mewujudkan
kemandirian dan kemajuan Kabupaten Kotawaringin Timur secara umum.

Halikinnor mengaku, hampir di setiap kesempatan kegiatan desa selalu mengingatkan kepada Inspektorat, pemerintah kecamatan serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar
melakukan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan desa. Pengawasan berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) 73 tahun 2020.

“Untuk mewujudkan pembangunan desa yang merata, kami pemerintah daerah telah menetapkan program satu desa terdapat satu program atau kegiatan kabupaten senilai Rp200 juta terhitung mulai 2023. Saya berharap ini akan terus ditingkatkan sehingga semua desa akan merasakan pemerataan pembangunan,” pungkas bupati.

Turnamen Bulu Tangkis Bupati Cup I Disambut Antusias

Turnamen bulu tangkis di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang bertajuk Bupati Cup I disambut antusias masyarakat. Ratusan pebulu tangkis setempat ambil bagian dalam kejuaraan yang dibuka Bupati Halikinnor, SH, MM pada Minggu (4/6/2023) malam.

Sekretaris Panitia, Wahito Fajrianor mengatakan, Bupati Cup I ini merupakan turnamen pertama yang mewadahi wilayah selatan meliputi empat kecamatan. Ini menjadi sarana bagi atlet-atlet lokal bahkan dari pelosok untuk tampil mengukur kemampuan.

Mereka sangat gembira karena peserta sangat antusias. Data sementara, untuk ganda putra diikuti 135 pasang peserta yang mencakup kategori A, B dan C.

Panitia sangat berterima kasih atas dukungan Bupati Halikinnor. Apalagi bupati bupati mendorong agar Bupati Cup tahun berikutnya kembali digelar dengan jumlah yang lebih besar sehingga peserta semakin banyak dan meriah.

“Selama ini mungkin banyak atlet-atlet lokal di pelosok yang kesulitan mengikuti turnamen kalau dilaksanakan di Sampit. Makanya ketika kami gelar di sini, mereka sangat antusias,” ujarnya.

Bupati Halikinnor saat membuta Bupati Cup I mengatakan, banyaknya turnamen menjadi salah satu pemacu prestasi olahraga. Turnamen menjadi penyemangat atlet untuk terus berlatih dan mengukur kemampuan untuk berprestasi.

“Ini luar biasa karena memang selama ini wilayah selatan ini banyak melahirkan atlet-atlet bulu tangkis. Saya berterima kasih kepada KOK bersama panita karena telah menggelar turnamen ini,” kata Bupati.

Bupati Cup I bulu tangkis ini digelar di Samuda Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Peserta berasal dari empat kecamatan di wilayah Kotawaringin Timur ini yaitu dari Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, Teluk Sampit dan Pulau Hanaut.

Bupati mengapresiasi turnamen digelar di tingkat kecamatan karena akan menjadi sarana bagi atlet-atlet lokal dari desa untuk tampil. Dia yakin banyak bakat terpendam dari pebulu tangkis di desa meski selama ini mereka hanya berlatih dengan sarana seadanya di desa atau pelosok.

Untuk itu dia berterima kasih kepada panitia karena telah mewadahi minat dan bakat atlet-atlet lokal. Dia berharap turnamen ini akan menghasilkan atlet-atlet berbakat yang menjadi penerus prestasi bulu tangkis Kotawaringin Timur.

“Apalagi kita menjadi tuan rumah Porprov XII Kalimantan Tengah pada Juli nanti. Kita ingin sukses menjadi penyelenggara dan sukses menjadi juara umum. Saya ingin atlet-atlet kita mampu meraih prestasi di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional,” pungkas bupati.

Bupati Kotim Serahkan Bantuan Kursi Roda Untuk Dua Warga

Bupati Kotawaringin Timur, H Halikinnor, SH, MM kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat, kali ini berupa kursi roda. Sebanyak dua orang warga di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang menerima bantuan tersebut.

Bantuan pertama diserahkan kepada Siti, warga Jalan Teratai V yang sudah enam bulan menderita stroke, sedangkan bantuan kedua diserahkan kepada Mudjari yang kesulitan berjalan karena kesehatan dan faktor usia sudah mencapai 77 tahun.

“Saya sudah memerintahkan camat, lurah dan kepala desa untuk mendata warga yang memerlukan bantuan kursi roda. Kita akan bantu secara bertahap. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaaat,” kata bupati, Minggu (4/6/2023).

Meskipun hari ini merupakan hari libur, bupati tetap memanfaatkan waktunya untuk bertemu masyarakat. Dia ditemani putranya Angga Aditya Nugraha seraya berkeliling bertemu warga yang sedang melakukan gotong royong.

Terkait bantuan kursi roda tersebut, bupati berharap bantuan itu dapat memberi semangat kepada warga penerima bantuan. Setidaknya mereka bisa menggunakannya untuk beraktivitas di lingkungan rumah.

Ini wujud kepedulian pemerintah daerah, khususnya tekad Halikinnor selaku kepala daerah untuk membantu masyarakat. Kegiatan sosial terus ditingkatkan untuk bantu masyarakat, khususnya masyarakat kecil yang membutuhkan.

Dia juga meminta jajarannya membantu warga yang terkendala untuk berobat. Begitu pula bidang pendidikan, dia meminta jangan sampai ada anak putus sekolah lantaran terkendala biaya.

“Kita akan bantu semampunya. Kemarin ada anak di Kecamatan Baamang yang kita berikan sepeda serta kita bantu sehingga bisa bersekolah lagi di SMP,” ujar bupati.

Sementara itu Siti, salah seorang penerima bantuan kursi roda mengaku sangat gembira. Dia berterima kasih kepada Bupati Halikinnor yang telah membuat kebijakan sosial yang sangat menanti tersebut.

“Alhamdulillah saya sangat senang. Terima kasih Pak Bupati sudah peduli terhadap kondisi saya. Terima kasih atas bantuan ini,” kata Siti.

Kegembiraan yang sama juga disampaikan Mudhori. Matanya terlihat berkaca-kaca karena terharu bupati datang ke rumahnya membawa bantuan kursi roda.

“Terima kasih Pak Bupati. Saya terharu dan sangat bahagia. Saya kembali bersemangat setelah dijenguk Pak Bupati ini,” ujar Mudjari.

Resmikan Masjid Nurul Huda, Bupati Kotim Ajak Tingkatkan Kegiatan Keagamaan

Bupati Kotawaringin Timur, H Halikinnor, SH, MM meresmikan Masjid Nurul Huda di Desa Luwuk Ranggan Kecamatan Cempaga, Sabtu (3/6/2023). Kesempatan ini juga dimanfaatkannya untuk mengajak masyarakat, khususnya umat Islam untuk meningkatkan kegiatan keagamaan.

Menurutnya, keberadaan masjid harus dimanfaatkan secara optimalkan sebagai sarana meningkatkan ibadah. Selain itu, masjid juga bisa digunakan untuk berbagai kegiatan yang bertujuan demi kemaslahatan umat.

“Bukan hanya untuk menunaikan shalat lima waktu, tetapi bisa untuk membicarakan perekonomian umat, kemaslahatan umat dan segala permasalahan yang ada di Desa Luwuk Ranggan dan Kecamatan Cempaga secara umum,” ujar bupati.

Peresmian masjid yang terletak di sisi Jalan Tjilik Riwut ini dirangkai dengan acara halal bihalal bupati bersama masyarakat. Ratusan warga antusias hadir untuk bisa bersilaturahmi secara langsung dengan bupati.

Turut hadir Wakil Bupati Irawati, Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Timur Rudianur, anggota DPRD Kotawaringin Timur Ary Dewar, anggota DPRD Kalimantan Tengah Jainudin Karim, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Marjuki dan pejabat lainnya.

Bupati mengapresiasi keuletan panitia dan kekompakan masyarakat serta para donatur sehingga masjid itu kini bisa diresmikan dan digunakan untuk beribadah.

Untuk membantu menyelesaikan beberapa fasilitas pendukung, pemerintah akan membantu sebesar Rp100 juta. Sebelumnya bantuan juga pernah diberikan saat proses pembangunan masjid megah tersebut.

Dia berharap masyarakat memanfaatkan dan memakmurkan masjid. Jangan sampai hanya bangunannya yang megah tetapi kegiatan keagamaannya minim.

Bupati menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus membantu secara proporsional kegiatan semua agama. Islam mendapat bantuan lebih besar karena jumlah pemeluknya juga paling banyak.

“Perlu diingat, bantuan dari pemda sifatnya stimulan untuk mendorong dan mensupport, tetapi yang utamanya adalah tanggung jawab umat, terlebih kita umat Islam,” pungkas Halikinnor.

Pemkab Kotim Sewa Pesawat dan Beri Uang Saku Jamaah Calon Haji

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menunjukkan perhatian kepada jamaah calon haji dari daerah ini. Salah satunya dengan menyewa pesawat untuk antar jemput menuju embarkasi serta memberikan uang saku masing-masing Rp1 juta kepada setiap jamaah.

Hal itu disampaikan Bupati H Halikinnor, SH, MM saat acara pelepasan jamaah calon haji yang dilaksanakan di aula Islamic Center. Jamaah yang berjumlah 188 orang, terdiri dari 87 laki-laki dan 101 perempuan, hadir dalam acara tersebut.

” Kita tidak ingin jamaah haji kita kelelahan kalau harus menggunakan bus selama delapan sampai sepuluh jam menuju embarkasi seperti dulu. Makanya kita sewa pesawat. Sedangkan uang saku, mohon tidak dilihat dari besarannya. Ini bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kabupaten kepada para jamaah,” kata bupati, Kamis (1/6/2023).

Jamaah akan diberangkatkan dari Bandara Haji Asan Sampit menuju Embarkasi Syamsudin Noor Kalimantan Selatan pada Jumat (2/6) pagi. Mereka diberangkatkan menggunakan pesawat jenis Boeing 737-500 pada pukul 05.00 WIB dan 08.20 WIB.

Selanjutnya jamaah akan diberangkatkan dari embarkasi menuju Jedah pada Sabtu (3/6) pukul 00.00 WIB. Jamaah calon haji asal Kotawaringin Timur menggunakan pesawat yang sama dengan jamaah asal Kabupaten Barito Selatan.

Pemerintah kabupaten sengaja mengalokasikan anggaran untuk sewa pesawat dan uang saku untuk jamaah. Informasinya, Kotawaringin Timur menjadi satu-satunya daerah di Kalimantan Tengah yang memfasilitasi jamaahnya menggunakan pesawat untuk menuju dan saat pulang dari Embarkasi Syamsudin Noor.

“Kita doakan semoga jamaah selalu sehat sehingga bisa menjalankan ibadah haji dengan khusyuk sehingga menjadi haji yang mabrur. Tolong doakan juga agar Kabupaten Kotawaringin Timur semakin maju dan selalu terhindar dari bencana,” harap Bupati.

Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur, Rihel menyebutkan, dari 188 calon haji tersebut ada enam orang yang menggunakan kursi roda, orang terdiri tiga laki-laki dan tiga perempuan yang nantinya akan didampingi sesama jamaah.

Usia tertua calon haji dalam rombongan tersebut adalah 93 tahun bernama Nasudi dari Kecamatan Pulau Hanaut, sedangan yang termuda berusia 19 tahun bernama Ahmad Jailani dari Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

“Tahun ini kita ada tambahan kuota untuk 20 orang yang akan berangkat. Mungkin nanti mereka berangkat di kloter terakhir atau 7, sedangkan yang ada saat ini di kloter 4,” pungkas Rihel

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Kotim Ajak Tangani Stunting

Bupati Kotawaringin Timur H Halikinnor, SH, MM memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila. Selain mengajak mengamalkan nilai-nilai Pancasila, bupati juga mendukung seruan Presiden Joko Widodo kepada semua pihak untuk berpartisipasi meningkatkan penanganan stunting.

“Kasus stunting di Indonesia masih tinggi. Kita di Kotawaringin Timur juga masih tinggi, tetapi penanganan yang kita lakukan selama dua tahun berturut-turut menjadi yang terbaik di Kalimantan Tengah, bahkan mendapat penghargaan juga di tingkat nasional. Tahun lalu Bu Wabup yang menghadiri menerima penghargaan itu dalam kegiatan di Makassar,” kata bupati, Kamis (1/6/2023).

Saat memimpin upacara, bupati membacakan sambutan tertulis Presiden Joko Widodo. Disampaikan, Pancasila dan Nilai-Nilai yang dikandungnya merupakan Falsafah dasar, pandangan hidup bangsa dasar negara, Ideologi dan kekuatan pemersatu bangsa, sumber dari segala sumber hukum.

“Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan meja statis yang menyatukan berbagai keberagaman yang ada sekaligus sebagai bintang penuntun. Dinamis yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita cita pendirian negara,” katanya.

Pancasila digali dan lahir di Indonesia untuk itu sudah selayaknya kita bangsa Indonesia mengaktualisasikan Pancasila. Sehingga Pancasila senantiasa diamalkan dalam berbagai sendi kehidupan berbangsa, bermasyarakat dan Bernegara.

“Pancasila mengandung nilai-nilai etis yang berakar pada pengalaman faktual, pengalaman akal dan pengalaman religius bangsa Indonesia,”terangnya.

Dalam kesempatan ini disampaikan juga bahwa angka stunting masih tinggi dan berada di atas ambang batas yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 20 persen.

“Untuk mengatasinya mengajak seluruh komponen masyarakat bergotong royong untuk menurunkan angka Stunting di Indonesia. Hal ini merupakan kerja nyata pengaktualisasian nilai-nilai luhur Pancasila,” pungkasnya.

Kotim Berkomitmen Tinggi Menjadi Kota Layak Anak

Bupati Kotawaringin Timur, H Halikinnor SH, MM menegaskan keseriusan pihaknya dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA). Ini sebagai wujud komitmen kuat untuk memenuhi hak bagi anak-anak di daerah ini.

Penegasan itu disampaikan bupati saat pelaksanaan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) capaian penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (31/5/2023).

Kegiatan dengan tim tingkat provinsi dan tingkat pusat ini dilakukan secara virtual di ruang Sampit Creative Hub Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Kita berupaya untuk memenuhi semua kategori yang ditetapkan. Bahkan kita menaikkan anggaran dari Rp3,6 miliar menjadi Rp18 miliar, kenaikannya beberapa kali lipat ini maksudnya agar kita bisa memenuhi semua persyaratan, kriteria atau kategori,” kata Halikinnor.

Anggaran besar tersebut didistribusikan melalui 32 satuan organisasi perangkat daerah terkait. Untuk itu dia meminta seluruh perangkat daerah tersebut meningkatkan koordinasi dan bahu membahu untuk memenuhi semua kategori yang disyaratkan bagi sebuah Kota Layak Anak.

Dia menjelaskan, hasil penilaian oleh tim di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Kotawaringin Timur meraih nilai 588,20 yang berarti masuk kategori Pratama.

Dalam penilaian atau verifikasi oleh tim pusat ini, bupati berharap Kabupaten Kotawaringin Timur meraih nilai lebih dari 900 sehingga bisa ditetapkan menjadi Kota Layak Anak.

“Saya berharap semua kategori kota layak anak bisa dipenuhi, terutama 32 OPD itu betul-betul mewujudkannya. Kalau bisa tahun ini, paling lambat tahun depan kita berharap sudah ditetapkan oleh pusat menjadi Kota Layak Anak,” pungkas Halikinnor.

Porprov Kalteng Akan Digelar di Sampit Juli

Pertanyaan kapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Tengah akan dilaksanakan, mulai terjawab. Pesta olahraga bergengsi itu dijadwalkan digelar Juli 2023.

Informasi itu merupakan hasil koordinasi upati Kotawaringin Timur Halikinnor dengan Gubernur Sugianto Sabran di Palangka Raya belum lama ini. Gubernur menyetujui Porprov digelar di Sampit pada Juli nanti.

“Saya sudah bertemu dengan Pak Gubernur untuk meminta kepastian pelaksanaan Porprov. Beliau katakan, laksanakan. Beliau setuju dilaksanakan Juli. Untuk tanggalnya, akan dibahas menyesuaikan jadwal pemerintah provinsi,” kata Halikinnor di Sampit, Rabu 31/5/2023).

Bupati menegaskan bahwa Kotawaringin Timur siap menjadi tuan rumah melaksanakan Porprov dengan kondisi yang ada. Saat ini hampir semua venue siap digunakan.

Dinas Pemuda dan Olahraga bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan KONI provinsi terkait persiapan.

“Tadinya saya mau mengajak ketua KONI untuk bersama-sama menghadap Pak Gubernur untuk berkoordinasi kepastian tanggal pelaksanaan Porprov, tapi kemarin Asisten Provinsi menyampaikan mereka yang akan datang ke Sampit sekaligus rapat perdana persiapan,” ujar Halikinnor.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotawaringin Timur Wim RK Benung mengatakan, saat ini persiapan sudah mencapai 80 persen. Dia yakin semua sudah tuntas menjelang pelaksanaan Porprov.

“Saat ini yang masih dalam penyelesaian adalah lintasan atletik di stadion dan pemasangan dinding panjat tebing. Kami optimis pertengahan Juni sudah selesai sehingga sudah siap digunakan saat Porprov Juli nanti,” ujar Wim.

Wim menjelaskan, ada 28 cabang olahraga dan satu cabang ekshibisi yang akan dipertandingkan pada Porprov XII nanti. Saat ini masing-masing cabang olahraga terus memantapkan persiapan atlet mereka.

Bupati Kotim Resmikan Penggunaan Aplikasi Siporakotim

Bupati Kotawaringin Timur, H Halikinnor, SH, MM meresmikan penggunaan aplikasi “siporakotim”. Aplikasi ini digunakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk meningkatkan pelayanan di bidang keolahragaan.

Bupati mengapresiasi karena inovasi ini lebih memudahkan masyarakat dan Dispora sendiri dalam pelayanan. Ini juga sejalan dengan status Kotawaringin Timur sebagai salah satu dari 50 daerah yang ditetapkan dalam program Smart City atau Kota Cerdas.

“Melalui aplikasi siporakotim ini masyarakat yang ingin menyewa fasilitas olahraga cukup melalui online. Ini juga mencegah kebocoran pendapatan daerah karena terpantau dan pembayarannya langsung masuk ke kas daerah,” kata Halikinnor, Rabu (31/5/2023).

Halikinnor mengatakan, aset olahraga seperti stadion, gedung olahraga dan lainnya harus dikelola dan dirawat dengan baik. Pengelolaannya harus transparan karena aset-aset tersebut bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah dari retribusi sewa pemanfaatannya.

Dia memerintahkan agar kebersihan fasilitas olahraga selalu dijaga. Apalagi Kotawaringin Timur akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Tengah sehingga fasilitas olahraga harus dalam kondisi yang bagus dan nyaman.

“Kalau dikelola dengan baik maka ketika ada kerusakan dan perlu perbaikan, tim anggaran juga tidak akan ragu untuk mengalokasikan anggarannya. Makanya pengelolaan aset ini perlu dibenahi,” ujar Halikinnor.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Wim RK Benung mengatakan, aplikasi memuat banyak informasi seperti jadwal kegiatan olahraga, regulasi dan informasi, berita kegiatan, sewa fasilitas olahraga, informasi kepemudaan dan lainnya.

Aplikasi ini juga membuat pemanfaatan fasilitas olahraga terdata dengan baik sehingga akan tergambar berapa besar retribusi yang seharusnya masuk ke kas daerah atas sewa atau pemanfaatan fasilitas olahraga tersebut.

“Ini aplikasi yang bisa memudahkan pekerjaan kita, yang bisa meningkatkan pendapatan daerah, bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat serta yang bisa meningkatkan pelayanan publik,” ujar Wim.

Dia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur memiliki beberapa fasilitas olahraga yang menjadi sumber pendapatan daerah melalui retribusi pemakaiannya.

Fasilitas olahraga tersebut di antaranya Stadion 29 November, venue korfball, futsal GOR bulutangkis, PPLP, voli indoor, voli outdoor, lapangan tenis Tugu dan lapangan tenis kawasan pemerintah daerah.

“Saat ini pemerintah daerah sedang menunggu Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang sedang dibahas di DPRD. Ini nantinya akan menjadi acuan dalam penerapan tarif sewa masing-masing fasilitas olahraga,” pungkas Wim RK Benung.

KINERJA PELAKSANAAN APBN WILAYAH KERJA KPPN SAMPIT S.D. 30 APRIL 2023

Sampit, 29 Mei 2023 – Kinerja APBN pada wilayah kerja KPPN Sampit yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Seruyan, untuk periode sampai dengan 30 April 2023, sektor Pendapatan tumbuh sebesar Rp159,26 M atau 23,18% dibanding periode yang sama tahun 2022 (yoy), sedangkan sektor Belanja Negara tumbuh Rp966,26 M atau 275,69% (yoy). Kenaikan pendapatan negara lingkup KPPN Sampit bersumber dari sisi penerimaan perpajakan dan bea masuk yang dibarengi dengan kenaikan laju belanja APBN, utamanya bersumber dari adanya tambahan jenis penyaluran dana Transfer Ke Daerah (TKD) berupa Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Insentif Fiskal yang mulai disalurkan KPPN di daerah pada TA 2023. Selain itu, kondisi perekonomian yang mulai pulih pasca pandemi dan harga komoditas cukup stabil di wilayah Kotawaringin Timur, Katingan dan Seruyan.

 

Kinerja APBN

Sampai dengan akhir April 2023, realisasi Pendapatan APBN Lingkup KPPN Sampit yang terdiri dari Penerimaan Pajak Dalam Negeri, Pajak Perdagangan Internasional (Bea Masuk dan Bea Keluar) dan Peneriman Negara Bukan Pajak (PNBP), mencapai Rp846,30M atau mengalami kenaikan sebesar Rp159,26M dibanding bulan April 2022 (23,18% yoy). Kontributor utama atas tingginya pertumbuhan penerimaan tersebut berasal dari komponen Penerimaan Perpajakan. Berdasarkan data dari KPP Pratama Sampit, realisasi penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) sampai akhir April 2023 sebesar Rp478,46M, naik sebesar Rp237,06M (98,20% yoy), realisasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp332,50M naik sebesar Rp60,38 M (22,17% yoy), Bea Masuk naik sebesar Rp102,32 juta (9,81% yoy), penerimaan PBB sebesar Rp4,96 M, mengalami penurunan sebesar Rp9,85M (-66,59% yoy).

Realisasi penerimaan Bea Keluar, sesuai data dari KPPBC Sampit, sampai akhir April 2023 adalah sebesar Rp5,07M, turun sebesar Rp130,17M (-95,44% yoy), disebabkan turunnya nilai ekspor dan fluktuasi turunnya harga komoditas sawit pada tahun 2023 ini dibanding kenaikan harga yang cukup tinggi pada tahun 2022 lalu. Hal ini berbanding lurus dengan nilai total devisa ekspor, yang sampai dengan bulan April 2023 terealisasi sebesar USD10,13 juta, turun sebesar USD49,26 juta dibanding tahun lalu (82,94% yoy). Dana sawit mengalami kenaikan Rp2,046M (15,04% yoy) sebagai dampak fluktuasi harga komoditas CPO dan produk turunannya. Untuk penerimaan Bea Masuk terealisasi sebesar Rp1,14 M mengalami kenaikan 9,8% yoy sebagai dampak meningkatnya BC 2.5 (pengeluaran dari KB utk dijual di TLDDP). Sementara untuk total devisa impor terealisasi sebesar Rp114,78M, mengalami penurunan Rp26,99 M dibanding periode yang sama tahun 2022 (-19,04% yoy).

Selanjutnya, realisasi PNBP s.d bulan April 2023 mencapai Rp19,812M atau mengalami kenaikan Rp3,34 M (20,30% yoy). Khusus untuk PNBP Pengelolaan Kekayaan Negara yang terdiri dari PNBP Aset, Piutang Negara dan Lelang, berdasarkan data dari KPKNL Pangkalan Bun terealisasi sebesar Rp1,547M. Untuk PNBP Aset sampai dengan 30 April 2023 terealisasi sebesar Rp947,19 juta atau 86,11% dari target penerimaan dan mengalami peningkatan 52,21% yoy. Khusus untuk wilayah Kab. Kotawaringin Timur dan Kab. Seruyan, yang menjadi mitra kerja KPPN Sampit dan KPKNL Pangkalan Bun, PNBP Pengelolaan Aset terealisasi sebesar Rp318,33 juta dengan penyumbang terbesar dari satker Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur, UPBU H. Asan Sampit, dan KPP Pratama Sampit.

Pada sisi lain, kinerja Realisasi Belanja APBN lingkup KPPN Sampit yang terdiri dari dari Belanja Pemerintah Pusat (K/L) dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) mencapai Rp1.316 M (30,85% dari pagu sebesar Rp4.268 M), mengalami kenaikan sebesar Rp966,27M (275,69% yoy). Kenaikan yang sangat signifikan ini disebabkan adanya realisasi tambahan penyaluran Belanja TKD berupa DAU dan DBH yang mulai TA 2023 disalurkan melalui KPPN di daerah. Untuk kinerja Belanja Pemerintah Pusat (K/L) terealisasi sebesar Rp172,13M (30,61% dari pagu), mengalami kenaikan sebesar Rp30,19M (21,28% yoy), dengan rincian komponen belanja yaitu Belanja Pegawai mencapai Rp88,15 M (31,59% dari pagu) naik 0,93% yoy, Belanja Barang mencapai Rp77,32 M (32,48% dari pagu) naik 49,54% yoy, dan Belanja Modal mencapai Rp6,67M (14,76% dari pagu) naik 130,50% yoy. Kenaikan ini disumbang oleh realisasi Belanja Modal Pembangunan Gedung Bangunan pada satker Pengadilan Agama Kasongan dan pengadaan mesin X-Ray pada satker Kantor UPBU (Bandara) H. Asan Sampit.

Selanjutnya, realisasi belanja Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) pada Kab. Kotawaringin Timur, Kab. Seruyan dan Kab. Katingan mencapai Rp 1.144,62M (30,88% dari pagu), naik sebesar Rp936,07M (448,84% yoy). Kenaikan yang besar ini bersumber dari adanya realisasi penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) yang disalurkan KPPN daerah mulai TA 2023. Untuk penyaluran Dana Bagi Hasil, penyaluran mencapai Rp196,18M (31,03% dari pagu Rp196,19 M). Untuk penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) mencapai Rp629,02M (30,91% dari pagu Rp2,03T). Penyaluran Dana Transfer Khusus mencapai Rp148,85M (22,63% dari pagu Rp657,64M) naik Rp 94,2M (172,36% yoy). Sedangkan Dana Desa telah disalurkan sebesar Rp170,56M (45,92% dari pagu Rp371,41 M), naik Rp16,66M (10,38% yoy).

Kinerja APBD

Realisasi Pendapatan APBD pada Pemda mitra kerja KPPN Sampit s.d 30 April 2023 mencapai total Rp1.272,12 M yang didominasi oleh Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat sebesar Rp1.073,76 M (84,41% dari total Pendapatan). Untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), total sebesar Rp143,89M, pos terbesar berasal dari Pendapatan Pajak senilai Rp101,27 M (70,39%), dengan porsi terbesar disumbang oleh Pemda Kab. Kotawaringin Timur senilai Rp64,31 M. Untuk Belanja APBD, telah terealisasi sebesar Rp888,21M (18,04% dari pagu Rp4.924 M), dengan porsi terbesar 50,34% digunakan untuk pembayaran Belanja Pegawai senilai Rp447,18 M. Realisasi belanja terbesar juga dicapai oleh Pemda Kab. Kotawaringin Timur sebesar 19,53% dari pagu, dengan total Rp408,40 M. Secara agregat, rasio belanja terhadap pendapatan daerah sebesar 69,82% sehingga terdapat surplus Rp383,92 M, menunjukkan kemampuan pemerintah daerah untuk membiayai pengeluarannya. Sampai bulan April 2023, terdapat pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp41,85M, sehingga terdapat saldo SILPA sebesar Rp342,06M, dengan penyumbang terbesar berasal dari Pemda Katingan senilai Rp205,37M (60%).

Current Issue

  1. Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) merupakan dana yang dialokasikan dalam APBN kepada daerah untuk digunakan sesuai dengan kewenangan daerah guna mendanai daerah dalam rangka desentralisasi. KPPN Sampit menyalurkan Dana Alokasi Umum (DAU) mulai Tahun Anggaran 2023.
  2. Kepercayaan publik dan integritas adalah pondasi bernegara yang tidak boleh tergerus, tidak boleh dikhianati. Kementerian Keuangan terus mengambil langkah tegas dan bekerja sama dengan seluruh pihak untuk menegakkan dan menjaga integritas di lingkungan Kementerian Keuangan. Kemenkeu Satu terus berkomitmen untuk menjaga integritas dan meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.
  3. Telah terbit Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13/PMK.06/2023 tentang Penyelesaian Piutang Instansi Pemerintah yang Diurus/Dikelola oleh Panitia Urusan Piutang Negara/Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Tahun Anggaran 2023. Peraturan tersebut memuat manfaat tentang Crash Program Keringanan Utang, antara lain keringanan utang memberikan insentif utang untuk mendukung pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi dan meningkatkan tata kelola piutang negara sekaligus mempercepat penyelesaian piutang negara pada instansi pemerintah.
  4. Untuk memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan lelang barang rampasan negara dengan kondisi tertentu yang belum dapat diajukan permohonan lelang di lingkungan Kejaksaan Republik Indoneisa, maka diterbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 199/PMK.06/2023 tentang Lelang Barang Rampasan Negara yang berasal dari Kejaksaan Republik Indonesia.

 

Sumber : KPPN Sampit

BNN Gelar Bimbingan Teknis Penggiat P4GN Lingkungan Instansi di Kotawaringin Timur

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN),  Bimbingan Teknis P4GN digelar di Hotel Aquarius Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kab.Kotim) pada hari Selasa, tanggal 30 Mei 2023. Acara ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kab. Kotim dan Istansi Vertikal, serta berbagai pihak terkait lainnya.

Bimbingan Teknis P4GN di Kabupaten Kotawaringin Timur merupakan inisiatif dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, serta upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kab. Kotim.

Dalam sambutannya, Kepala BNN Kabupaten Kotawaringin Timur, Brigjen Pol Drs. Sumirat Dwiyanto,M.Si, menekankan pentingnya peran aktif Istansi Pemeritah dalam memerangi penyalahgunaan narkotika. Beliau menyampaikan, “diharapkan nantinya  istansi pemerintah bisa menjadi teladan, contoh dan memberikan kegiatan-kegiatan kepada lingkungan yang ada disekitarnya dan memberikan informasi awal tentang bahayanya Penyalahgunaan narkotika dan pecandu yang ada untuk bisa melaksanakan rehabilitasi dengan harapan pencegahan dan peredaran di Kab. Kotim bisa ditekan Bersama-sama dengan seluruh komponen yang ada.”

Bimbingan Teknis P4GN dihadiri oleh narasumber yang ahli di bidangnya, termasuk dari BNN Prov Kalteng, Kesbangpol Kotim, Kesehatan, dan kepolisian. Mereka menyampaikan paparan mengenai permasalahan narkotika, dampaknya terhadap individu dan masyarakat, serta upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika dan menghancurkan jaringan peredaran gelapnya.

Selain itu, acara ini juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika yang telah dilakukan di wilayah ini. Tujuannya adalah untuk saling menginspirasi dan memperkuat kerjasama antarpihak terkait guna mencapai hasil yang lebih efektif dalam mengatasi masalah narkotika.

Sementara itu Sambutan Wakil Bupati Kotim yang juga Kepala Badan Narkotika Kab. Kotim yang dibacakan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim Drs. H. Sanggul Lumban Gaol.,MT menyampaikan bahwa Memberantas narkotika bukan sekedar menjalankan kebijakan Pemerintah  saja, namun memberantas narkotika merupakan amanat konstitusi.

“Memberantas Narkotika bukan sekedar instruksi Presiden, bukan sekedar menjalankan kebijakan Gubernur,Bupati  atau Wali Kota, namun ini merupakan amanat konstitusi yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan kita secara Bersama-sama menanamkan itu sebagai bagian tugas yang mulia”ujarnya.

Lebih lanjut Sanggul mengajak seluruh peserta bimtek dan pemangku kepentingan di kabupaten Kotawaringin Timur untuk urung rembuk dan menjalin Kerjasama yang lebih erat untuk merealisasikan hal-hal yang menjadi topik pada bimbingan ini untuk menekan pengguna dan peredaran narkotika baik di lingkungan instansi masing-masing maupun dimasyarakat sekitar.

Bimbingan Teknis P4GN di Kabupaten Kotawaringin Timur diharapkan dapat menjadi momentum awal dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut. Dengan adanya kesadaran yang lebih tinggi dan kerjasama yang baik antarinstansi, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika dan peredaran gelapnya, sehingga masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur dapat hidup dalam suasana yang aman dan sejahtera.

Pemkab Kotim Siapkan Pesawat Untuk Antar Jemput JCH

Bupati Kotawaringin Timur, H Halikinnor SH, MM memutuskan bahwa pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sewa pesawat untuk antar jemput jamaah calon haji (JCH) musim haji 2023 saat menuju dan pulang dari Embarkasi Syamsudin Noor Kalimantan Selatan.

Bupati menjelaskan, alasan kesehatan menjadi pertimbangan sehingga pemerintah daerah mengalokasikan anggaran menyewa pesawat untuk keberangkatan dan kepulangan jamaah dari Embarkasi Syamsudin Noor.

“Pelepasan jamaah calon haji kita pada tanggal 1 Juni 2023. Pemerintah daerah telah menetapkan akan mencarterkan (menyewakan) pesawat untuk berangkat ke embarkasi maupun balik ke Sampit lagi,” kata Bupati Halikinnor di Sampit, Senin (29/5/2023).

Halikinnor menyebutkan, tahun ini JCH asal Kotawaringin Timur yang akan berangkat ke Tanah Suci sebanyak 191 orang. Sebagian dari mereka berusia lanjut yang memerlukan pengawasan dan pendampingan karena berisiko dari segi kesehatan.

Tahun ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mengalokasikan anggaran secara khusus untuk menyewa pesawat sehingga JCH tidak perlu menempuh perjalanan darat menuju embarkasi karena sudah disiapkan menggunakan pesawat.

“Selama ini menggunakan bus menuju embarkasi menempuh perjalanan selama delapan sampai sepuluh jam. Kasihan jamaah kita, apalagi yang sudah lansia. Mereka kelelahan, padahal harus selalu dalam kondisi fit agar bisa menjalankan rangkaian ibadah haji. Makanya kita sewa pesawat sehingga mereka tidak perlu lagi menempuh jalan darat,” ujar Halikinnor.

Halikinnor berharap pemberangkatan dan kepulangan jamaah dari Kotawaringin Timur berjalan aman dan lancar. Dia mengimbau seluruh jamaah menjaga kesehatan agar bisa menjalankan setiap tahapan ibadah haji.

“Semoga bisa menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan menjadi haji yang mabrur. Jaga kesehatan dan jaga kebersamaan sehingga semua bisa selalu dalam kondisi yang baik. Jangan ragu minta bantuan petugas kalau ada kendala,” kata Halikinnor.

Sementara itu, saat ini persiapan pemberangkatan JCU terus dilakukan. Para calon haji diimbau menjaga kesehatan agar bisa menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan aman, lancar dan selalu sehat.

Bupati Kotim Tegaskan Komitmen Percepatan Pemerataan Infrastruktur

Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor SH, MM menegaskan komitmen pemerintahannya untuk terus mempercepat pemerataan peningkatan infrastruktur. Hal ini dengan menjadikan infrastruktur sebagai salah satu prioritas.

Penegasan itu kembali disampaikan bupati saat meninjau peningkatan Jalan Diponegoro Kelurahan Kota Besi Hilir Kecamatan Kota Besi. Jalan ini sebelumnya rusak parah sehingga masyarakat mengusulkan perbaikan dan kini usulan itu dipenuhi.

“Semua bergerak. Tidak hanya di Kota Besi ini. Di Samuda dan wilayah lainnya juga kita bangun. Bahkan saya sudah menginstruksikan semua desa diberikan anggaran agar bisa membangun,” kata Halikinnor, Senin (29/5/2023).

Pengaspalan Jalan Diponegoro disambut gembira masyarakat. Mereka menyaksikan pekerja yang menggunakan alat berat khusus untuk mengaspal jalan tersebut.

Halikinnor juga gembira menyaksikan Jalan Diponegoro mulai diaspal. Dia berharap peningkatan jalan ini bisa memudahkan masyarakat beraktivitas.

Halikinnor menjelaskan, dulu dirinya pernah menjadi lurah dan merasakan sulitnya membangun tanpa anggaran. Untuk itu setelah menjadi bupati, dia membuat kebijakan bahwa mulai tahun ini, satu desa minimal satu paket kegiatan agar percepatan pemerataan pembangunan semakin terbit terbanyak.

Apalagi kalau APBD Kotawaringin Timur sudah normal dan beban utang sudah selesai, Halikinnor berharap nanti semua jalan di desa beraspal.

“Sama-sama kita merawat supaya usia pakai jalan bisa lebih lama. Saya ingatkan kepada anak muda jangan kebut-kebutan lantaran jalan bagus. Jalan Samudera juga diperbaiki tahun ini. Jalan ke sekolah juga akan diupayakan, pada 2024 sambil melihat kondisi kemampuan keuangan daerah,” kata Halikinnor.

Saat ini pemerintah daerah terus bekerja keras meningkatkan pendapatan daerah. Tujuannya agar kemampuan finansial daerah untuk membangun juga bisa semakin besar.

Dia optimistis percepatan peningkatan dan pemerataan infrastruktur bisa diwujudkan. Tentunya semua dilakukan dengan dukungan semua pihak seperti dunia usaha dan masyarakat.