Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Author: pskp

Hari Kedua Uji Coba Pengalihan Arus Jalan Tjilik Riwut, Dishub Kotim Melakukan Pemantauan

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, melanjutkan uji coba penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di Jalan Tjilik Riwut, Sampit, pada Jumat (9/10/2026). Memasuki hari kedua, pemantauan dilakukan untuk mengevaluasi kelancaran rekayasa lalu lintas sekaligus mendukung rencana pengembangan Bandara Haji Asan Sampit.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim, bersama perangkat daerah terkait dan polres kotim terus memantau pelaksanaan pengalihan arus yang dijadwalkan berlangsung pada 8–11 Oktober 2026, setiap pukul 08.30 hingga 11.00 WIB.

Uji coba ini merupakan bagian dari persiapan pengembangan kawasan Bandara Haji Asan Sampit, khususnya penataan area landasan pacu dan pembangunan pagar pengamanan bandara yang didukung anggaran APBN tahun 2026.

Dalam pelaksanaannya, evaluasi dilakukan secara berkala untuk mengidentifikasi kendala di lapangan, termasuk kebutuhan rambu-rambu lalu lintas, efektivitas jalur alternatif, serta keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Pemkab Kotim telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif, yakni Jalan Jaksa Agung Soeprapto, Jalan Lingkar Utara, dan akses menuju Desa Bengkirai untuk membantu menjaga mobilitas masyarakat selama pengalihan arus berlangsung.

Jalan Jaksa Agung Soeprapto menjadi salah satu fokus penanganan untuk meningkatkan kelayakannya sebagai jalur alternatif. Perbaikan pada sejumlah titik, termasuk rencana pengaspalan dan pembenahan drainase, disiapkan guna mendukung keamanan serta kelancaran lalu lintas.

Pemkab Kotim mengimbau masyarakat agar memperhatikan arahan petugas, meningkatkan kewaspadaan, dan mengikuti rambu-rambu pengalihan arus selama uji coba berlangsung. Petugas disiagakan di sejumlah titik untuk membantu mengarahkan pengguna jalan.

Hasil evaluasi selama masa uji coba akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan langkah selanjutnya, termasuk rencana penerapan penutupan Jalan Tjilik Riwut secara penuh.

Pengembangan Bandara Haji Asan Sampit diharapkan dapat meningkatkan keselamatan penerbangan, mendukung peningkatan layanan transportasi udara, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur.

Tutup MTQ ke-57 dan FSQ ke-26 Kotim, Wabup Irawati Tekankan Pengamalan Nilai Al-Qur’an

MENTAYA HULU – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Hj. Irawati, S.Pd., M.AP. secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-26 tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026 di Kecamatan Mentaya Hulu, Rabu (7/10/2026).

Penutupan yang dipusatkan di Kelurahan Kuala Kuayan tersebut menjadi puncak rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lima hari sejak 3 Oktober 2026 dan diikuti kafilah dari 17 kecamatan se-Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Mentaya Hulu beserta jajaran, panitia, dewan hakim, dewan juri, panitera, LPTQ, LASQI, para kafilah, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung sehingga pelaksanaan MTQ dan FSQ dapat berjalan tertib, lancar dan sukses.

Ia secara khusus mengapresiasi Kecamatan Mentaya Hulu sebagai tuan rumah yang dinilai mampu memberikan pelayanan serta sambutan yang baik kepada seluruh kafilah dari berbagai kecamatan.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan seni-seni Islami, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan nilai-nilai keislaman sekaligus memperkenalkan potensi daerah yang menjadi tuan rumah.

Irawati menegaskan, keberhasilan pelaksanaan MTQ tidak semata-mata diukur dari siapa yang meraih juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan memberikan nilai-nilai Islami yang bermanfaat bagi para kafilah maupun masyarakat yang menyaksikannya.

Hal tersebut sejalan dengan tema MTQ ke-57 dan FSQ ke-26 tahun 2026, yaitu “Baca Al-Qur’an, Hayati dan Amalkan Kandungannya untuk Akselerasi Pembangunan di Bumi Habaring Hurung Guna Mewujudkan Kotawaringin Timur Ber-AKHLAK HARATI.”

Sebelumnya, Bupati Kotawaringin Timur H. Halikinnor secara resmi membuka MTQ ke-57 dan FSQ ke-26 di Kuala Kuayan, Sabtu (3/10/2026). Dalam pembukaan tersebut, Bupati menekankan agar MTQ tidak hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah.

Memasuki akhir pelaksanaan, Irawati menyampaikan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi. Ia berharap pencapaian tersebut menjadi berkah dan bermanfaat, sekaligus mendorong para juara untuk tidak cepat berpuas diri.

“Bagi yang sudah dinyatakan sebagai pemenang saya harapkan jangan berpuas diri, tetapi lakukan langkah-langkah peningkatan kemampuan dan terus berlatih mempersiapkan diri untuk event MTQ dan FSQ tingkat provinsi nanti,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan secara berkelanjutan pada seluruh cabang yang diperlombakan. LPTQ dan LASQI Kabupaten Kotawaringin Timur diharapkan dapat memanfaatkan waktu untuk memberikan pelatihan kepada peserta yang akan mewakili Kotim pada ajang tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun depan.

Pelaksanaan MTQ ke-57 dan FSQ ke-26 tahun ini diikuti peserta dari 17 kecamatan. Berdasarkan data pelaksanaan, MTQ diikuti 357 peserta dan Festival Seni Qasidah diikuti 78 peserta.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Mentaya Hulu atas keramahan dan dukungan selama pelaksanaan kegiatan, serta mendoakan seluruh kafilah agar dapat kembali ke daerah masing-masing dengan selamat.

Menutup rangkaian kegiatan, Wakil Bupati Irawati secara resmi menyatakan MTQ ke-57 dan Festival Seni Qasidah tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026 ditutup. Ia berharap seluruh usaha dan kerja keras dalam pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat ridha Allah SWT serta membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah.

Bupati Kotim Dampingi Gubernur Salurkan Bantuan Karhutla di Talawang

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H. Halikinnor mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dalam kunjungan kerja sekaligus penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Talawang, Minggu (4/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Kalteng menyerahkan 1.500 paket pangan, terdiri dari 1.000 paket bantuan pangan dan 500 paket arahan Gubernur. Bantuan juga diberikan melalui BLT Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) sebesar Rp250 ribu per KPM untuk 874 KPM, serta 4.400 liter air bersih, masker dan vitamin.

Bupati Halikinnor menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap masyarakat Kotim yang terdampak karhutla. Menurutnya, bantuan pangan dan air bersih sangat dibutuhkan masyarakat karena dampak karhutla turut memengaruhi aktivitas harian dan kondisi ekonomi warga.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Bantuan pangan dan air bersih ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak karhutla, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka,” ujar Halikinnor.

Sementara itu, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa pemerintah harus hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi sulit. Kehadiran pemerintah, menurutnya, tidak hanya untuk melihat kondisi di lapangan, tetapi juga memastikan adanya solusi atas kebutuhan masyarakat.

“Kalau masyarakat membutuhkan pangan, air bersih, kesehatan, dan pendidikan, pemerintah harus hadir. Kita datang bukan hanya melihat, tetapi mencari jalan keluar,” tegas Gubernur.

Gubernur juga mendorong sinergi dunia usaha melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan kewajiban plasma agar turut memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden menjelaskan, paket pangan diberikan kepada warga terdampak karhutla yang belum terdata dalam program KHBS. Sementara warga yang telah terdata sebagai penerima KHBS mendapatkan bantuan dalam bentuk tunai. Pemerintah juga membuka mekanisme pendaftaran dan verifikasi bagi warga yang belum terdata melalui aparat desa, camat maupun relawan.

Bupati Halikinnor menegaskan Pemkab Kotim akan terus memperkuat koordinasi bersama Pemprov Kalteng, TNI, Polri, BPBD dan seluruh unsur terkait untuk memastikan penanganan karhutla berjalan terpadu serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, Wakil Bupati Kotim Hj. Irawati, jajaran kepala OPD Pemprov Kalteng, unsur Forkopimda Kotim, Camat Talawang dan tokoh masyarakat setempat.

Warga Terdampak Karhutla di Baamang Terima Bantuan Gubernur Kalteng

SAMPIT– Kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap masyarakat terdampak karhutla dan kabut asap di Kabupaten Kotawaringin Timur diwujudkan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran melalui penyaluran bantuan langsung kepada warga Kecamatan Baamang, Minggu (4/10/2026). Didampingi Wakil Bupati Kotim Hj. Irawati dan jajaran OPD terkait, Gubernur menyerahkan bantuan pangan, air bersih, layanan kesehatan hingga bantuan sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Bertempat di Kantor Kelurahan Baamang Tengah, Gubernur Kalteng menyerahkan 2.500 paket pangan kepada masyarakat. Setiap paket terdiri atas beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter.

Bantuan tersebut diperkuat dengan layanan pemeriksaan kesehatan, pembagian masker dan vitamin bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menyalurkan 4.800 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga di tengah kondisi karhutla, kabut asap dan kekeringan.

Selain itu, turut disalurkan Bantuan Langsung Tunai melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada 536 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), masing-masing sebesar Rp250 ribu.

Wakil Bupati Kotim Hj. Irawati menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap masyarakat Kotim, khususnya warga Baamang yang terdampak karhutla dan kabut asap.

Menurutnya, dukungan tersebut memperkuat upaya Pemkab Kotim dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menangani dampak karhutla secara bersama-sama.

“Pemkab Kotim terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan seluruh pihak terkait dalam menangani karhutla serta dampaknya terhadap masyarakat. Bantuan ini tentunya sangat berarti bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Pemkab Kotim terus memperkuat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, TNI, Polri, BPBD dan unsur terkait lainnya untuk memastikan penanganan karhutla serta dampaknya terhadap masyarakat berjalan secara terpadu.

Melalui sinergi tersebut, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, serta mendukung penanganan karhutla dan kabut asap di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Bupati Kotim Buka MTQ Ke-57 dan FSQ KE-26, Tekankan Nilai Al-Qur’an dan Kewaspadaan Karhutla

MENTAYA HULU – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H. Halikinnor membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-26 tingkat Kabupaten Kotim Tahun 2026 di Kecamatan Mentaya Hulu, Sabtu (3/10/2026) malam.

Diikuti kafilah dari 17 kecamatan, MTQ dan FSQ menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus mendorong generasi muda untuk semakin mencintai, memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Halikinnor mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.

“MTQ jangan hanya dipahami sebagai perlombaan atau syiar keagamaan, tetapi harus mampu memaknai nilai-nilai manfaat dan kemaslahatan yang menyertainya,” tegasnya.

Kepada dewan hakim, juri dan panitera, Bupati berpesan agar menjalankan tugas secara objektif, jujur dan amanah sehingga peserta yang meraih prestasi benar-benar merupakan yang terbaik.

Di tengah kondisi kemarau dan karhutla yang masih terjadi di Kotim, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Bupati juga mengajak masyarakat memperbanyak doa agar hujan segera turun dan Kabupaten Kotim senantiasa diberikan perlindungan serta keberkahan.

MTQ dan FSQ bukan sekadar kompetisi, tetapi momentum membumikan nilai-nilai Al-Qur’an untuk membangun generasi yang beriman, berakhlak dan berkarakter.

Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan di Cempaga dan Kota Besi

SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Hj. Irawati mendampingi kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran ke Kecamatan Cempaga dan Kecamatan Kota Besi, Sabtu (3/10/2026). Kunjungan tersebut dirangkai dengan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.

Kehadiran Gubernur Kalteng bersama Wakil Bupati Kotim menjadi bagian dari upaya memperkuat perhatian dan dukungan pemerintah kepada masyarakat terdampak. Dalam kunjungan tersebut, bantuan disalurkan sekaligus dilakukan pengecekan terhadap kondisi masyarakat di dua wilayah tersebut.

Di Kecamatan Cempaga, bantuan yang disalurkan berupa 1.000 paket sembako yang masing-masing terdiri atas 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng dan 1 kilogram gula pasir. Selain itu, masyarakat menerima 8.000 liter air bersih, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) Tahap II bagi 1.086 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta masker, vitamin dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Sementara itu, di Kecamatan Kota Besi, Pemprov Kalteng menyalurkan 1.000 paket sembako, 8.800 liter air bersih dan BLT KHBS Tahap II kepada 300 KPM. Bantuan kesehatan berupa masker, vitamin dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis juga diberikan kepada masyarakat.

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus hadir dan membantu masyarakat yang terdampak karhutla dan kekeringan. Menurutnya, pemerintah berkewajiban memastikan bantuan diterima masyarakat yang benar-benar terdampak dan berhak menerima.

“Kewajiban ulun sebagai Gubernur Kalimantan Tengah memastikan bantuan diterima seluruh masyarakat yang benar-benar terdampak dan berhak menerima,” ujar Gubernur.

Selain bantuan pangan dan sosial, Gubernur juga memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan dasar, termasuk kesehatan, pendidikan dan pemenuhan kebutuhan air bersih, khususnya di wilayah yang mengalami kekeringan.

“Kami pastikan tersalurkan ke daerah yang mengalami kekeringan,” tegasnya.

Wakil Bupati Kotim Hj. Irawati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kalteng atas perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Kotim, khususnya warga yang terdampak karhutla dan kekeringan.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemkab Kotim dalam menghadapi kondisi yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Terima kasih Bapak Gubernur sudah turun langsung. Ini menjadi bentuk nyata pemerintah hadir dan peduli terhadap masyarakat Kotawaringin Timur,” ungkapnya.

Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan, air bersih dan kesehatan di tengah kondisi karhutla dan kekeringan.

Pemkab Kotim terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama Pemprov Kalteng, pemerintah kecamatan, serta unsur terkait dalam penanganan karhutla dan kekeringan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.

Pasca Kebakaran, Gubernur Kalteng Pastikan SMAN 1 Cempaga Dibangun Kembali

SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Hj. Irawati mendampingi kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran ke SMAN 1 Cempaga, Sabtu (3/10/2026), untuk meninjau langsung kondisi sekolah yang mengalami kebakaran pada 27 September 2026.

Kunjungan tersebut menjadi perhatian penting bagi keberlangsungan pendidikan di Kecamatan Cempaga. Dalam peninjauan itu, Gubernur Agustiar Sabran memastikan bangunan SMAN 1 Cempaga yang terbakar akan dibangun kembali pada tahun 2026.

“Memang benar SMA berada di bawah kewenangan provinsi. Bangunan yang terbakar ini akan segera kami bangun kembali tahun 2026 ini,” tegas Gubernur.

Gubernur menekankan penanganan dampak kebakaran perlu dilakukan secara cepat agar proses belajar mengajar tidak terganggu dan para siswa maupun guru dapat kembali melaksanakan kegiatan pendidikan dalam kondisi yang layak dan aman.

Wakil Bupati Kotim Hj. Irawati menyambut baik perhatian dan langkah cepat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap kondisi SMAN 1 Cempaga. Menurutnya, kepastian pembangunan kembali sekolah tersebut menjadi kabar penting bagi para siswa, guru, orang tua dan masyarakat Cempaga.

Pemkab Kotim juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalteng dalam mendukung keberlangsungan proses pendidikan pascakebakaran, sehingga kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan selama proses pembangunan kembali dilakukan.

Peninjauan SMAN 1 Cempaga menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kalteng di Kabupaten Kotim. Sebelumnya, Gubernur bersama Wakil Bupati Kotim juga menyalurkan bantuan pangan, air bersih, BLT KHBS, serta bantuan kesehatan bagi masyarakat terdampak karhutla dan kekeringan di Kecamatan Cempaga dan Kota Besi.

Bupati Kotim Perkuat Penanganan Karhutla dan Tinjau Kesiapan MTQ ke-57

MENTAYA HULU — Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H. Halikinnor melakukan kunjungan kerja ke wilayah utara Kotim, Sabtu (3/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyalurkan dukungan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meninjau upaya pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat, serta memastikan kesiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur.

Agenda kunjungan diawali dengan penyaluran dukungan bagi relawan penanganan karhutla dan Masyarakat Peduli Api (MPA) di wilayah utara Kotim. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan dan mendukung penanganan karhutla di lapangan.

 

Dukungan yang disalurkan berupa 100 paket sembako bagi relawan penanganan karhutla dan MPA, peralatan pemadaman serta profil air untuk enam kecamatan, dan satu unit sepeda motor untuk Kecamatan Mentaya Hulu guna menunjang operasional penanganan karhutla.

Halikinnor mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur kepada para relawan dan MPA yang selama ini turut berperan dalam upaya pencegahan maupun penanganan karhutla di wilayah masing-masing.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah. Kita berharap dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung kegiatan penanganan dan pencegahan karhutla,” ujar Halikinnor.

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak serta respons cepat di lapangan. Karena itu, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, relawan dan masyarakat perlu terus diperkuat.

Setelah menyerahkan dukungan penanganan karhutla, Bupati bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Polsek Mentaya Hulu. Di lokasi tersebut, Halikinnor meninjau langsung penggunaan Water Treatment, perangkat pengolahan air yang dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan.

Halikinnor mengapresiasi langkah jajaran Polri melalui Polsek Mentaya Hulu yang turut membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

“Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan Polri melalui Polsek Mentaya Hulu. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih,” katanya.

Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan arena pembukaan MTQ ke-57 Tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur di Jalan Bukit Haruei, Kelurahan Kuala Kuayan.

Di lokasi tersebut, Bupati melihat secara langsung kesiapan arena, sarana dan prasarana, serta berbagai fasilitas pendukung yang akan digunakan dalam pelaksanaan MTQ. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis telah dipersiapkan dengan baik.

Halikinnor meminta panitia dan pihak terkait memperhatikan seluruh aspek teknis agar pelaksanaan MTQ nantinya dapat berjalan aman, tertib dan lancar.

“Kita ingin memastikan persiapannya benar-benar matang. Semua hal teknis harus diperhatikan agar pelaksanaan nanti berjalan aman, tertib dan lancar,” ujarnya.

Selain memastikan kesiapan teknis, Bupati berharap MTQ ke-57 dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

“Yang paling penting, kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan semakin meningkatkan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor, Sekda Kotim Diana Setiawan, kepala SOPD terkait, Camat Mentaya Hulu serta jajaran Forkopimcam Mentaya Hulu.

Antisipasi Banjir, Bupati Kotim Tinjau Pembangunan Drainase di Jalan Tjilik Riwut dan Panjaitan

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) terus melakukan langkah antisipatif menghadapi potensi genangan dan banjir saat musim hujan. Bupati Kotawaringin Timur H. Halikinnor meninjau langsung pembangunan drainase di Jalan Tjilik Riwut dan Jalan D.I. Panjaitan, didampingi Pj. Sekretaris Daerah serta Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim beserta jajaran teknis.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus melihat kondisi drainase yang dibangun untuk mendukung kelancaran aliran air di kawasan tersebut.

Jalan D.I. Panjaitan, drainase diarahkan untuk menampung dan mengalirkan aliran air dari kawasan sekitar, termasuk Jalan Pelita dan Jalan M.T. Haryono. Sementara di Jalan Tjilik Riwut, digunakan sistem precast atau beton pracetak yang disesuaikan dengan kondisi jalan dan beban lalu lintas kendaraan.

Bupati Kotim H. Halikinnor mengatakan, pembangunan drainase merupakan bagian dari upaya Pemkab Kotim membenahi sistem drainase perkotaan secara bertahap dan mengurangi risiko genangan.

“Kita berharap dengan selesainya pembangunan drainase ini, persoalan genangan dan banjir di kawasan ini, termasuk yang berdampak ke Jalan Pelita, dapat kita atasi dengan lebih baik. Ini bagian dari upaya kita memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat,” ujar Halikinnor.

Menurutnya, penanganan drainase perlu memperhatikan keterhubungan aliran air antarkawasan sehingga pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat secara lebih optimal.

Halikinnor memastikan pekerjaan ditargetkan selesai sesuai kontrak pada akhir tahun dan dapat segera difungsikan untuk mendukung pengendalian genangan saat musim hujan.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan apabila selama proses pengerjaan terdapat gangguan terhadap arus lalu lintas.

“Kami mohon maaf apabila selama pengerjaan ada sedikit gangguan terhadap lalu lintas. Mudah-mudahan masyarakat bisa bersabar, karena pembangunan ini untuk kepentingan bersama, agar ke depan kawasan ini lebih nyaman, aman, dan tidak mudah tergenang,” kata Halikinnor.

Pemkab Kotim berharap pembenahan drainase tersebut dapat mendukung penanganan genangan dan banjir perkotaan serta meningkatkan kualitas infrastruktur dasar bagi masyarakat.

Bupati Kotim Lantik Dewan Hakim MTQ ke-57, Tekankan Integritas dan Independensi

Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H. Halikinnor melantik Dewan Hakim, Dewan Juri dan Panitera Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim, Kamis (1/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya menjaga integritas, objektivitas dan independensi dalam melaksanakan tugas penilaian. Sekitar 50 orang yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah secara profesional dan bertanggung jawab.

Halikinnor mengingatkan agar proses penilaian tidak dipengaruhi hubungan pribadi, asal daerah, kedekatan maupun kepentingan lainnya. Seluruh peserta harus dinilai berdasarkan kemampuan dan penampilan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penilaian harus dilakukan secara objektif, adil dan profesional. Jangan sampai ada faktor lain yang memengaruhi penilaian,” tegasnya.

Menurut Bupati, independensi dewan hakim dan juri menjadi bagian penting dalam menjaga marwah MTQ. Setiap keputusan yang dihasilkan harus dapat dipertanggungjawabkan serta diterima secara baik oleh seluruh peserta.

MTQ ke-57 tingkat Kabupaten Kotim Tahun 2026 akan dilaksanakan di Kecamatan Mentaya Hulu, tepatnya di Kelurahan Kuala Kuayan. Selain menjadi ajang untuk mengembangkan potensi dan prestasi di bidang keagamaan, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Bupati berharap pelaksanaan MTQ dan FSQ dapat berjalan lancar serta melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi, berakhlak mulia dan mampu membawa nama baik Kabupaten Kotim pada tingkat yang lebih tinggi.

Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Bupati Kotim Tegaskan Pentingnya Persatuan

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Kotim, Kamis (1/10/2026). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Kotim H. Halikinnor, S.H., M.M. memimpin langsung jalannya upacara dengan khidmat.

Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kotim, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kotim, para kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebangsaan di tengah keberagaman.

Usai upacara, Bupati Kotim H. Halikinnor menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk mengingat kembali peran Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa.

“Sebagai anak bangsa, kita tetap merasa satu kesatuan. Jangan mudah diprovokasi dan jangan mudah dihasut dalam bentuk ancaman apa pun. Kita harus tetap yakin bahwa kita adalah satu bangsa dan satu negara,” tegasnya.

Menurutnya, sejarah dan berbagai peristiwa masa lalu menjadi pembelajaran agar seluruh elemen bangsa senantiasa waspada terhadap berbagai tantangan yang dapat mengganggu persatuan serta keberlangsungan pembangunan.

“Sejarah dan peristiwa masa lampau adalah pengingat agar kita senantiasa waspada terhadap berbagai tantangan ke depan, menghadapi segala bentuk hambatan, rintangan, dan ancaman yang berpotensi mengganggu jalannya pembangunan negara,” jelasnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur untuk terus mengamalkan dan merawat nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari bersama kita jaga keutuhan NKRI dan terus merawat nilai luhur Pancasila, demi Indonesia yang semakin maju, kuat, dan berdaulat dalam menghadapi segala tantangan zaman,” pungkasnya.

Pemkab Kotim Lepas PNS Purna Tugas, Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan penghargaan dan apresiasi kepada sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Kotim yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Oktober dan 1 November 2026.

Kegiatan pelepasan yang dilaksanakan pada Rabu (30/9/2026) tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan terima kasih atas pengabdian, loyalitas, kerja keras dan dedikasi para PNS selama menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sambutan Bupati Kotim H. Halikinnor, S.H., M.M. dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Wim RK Benung.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa masa pengabdian sebagai PNS merupakan perjalanan panjang yang penuh tanggung jawab. Selama puluhan tahun, para PNS telah menghadapi berbagai perubahan kebijakan, perkembangan teknologi, dinamika organisasi serta tuntutan pelayanan masyarakat.

“Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan ikhlas, setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, setiap persoalan yang diselesaikan, dan setiap tanggung jawab yang dilaksanakan dengan baik, semuanya memiliki nilai dan makna tersendiri dalam perjalanan pengabdian,” ujar Halikinnor.

Menurutnya, purna tugas bukan berarti berakhirnya kesempatan untuk memberikan manfaat. Masa kedinasan memang selesai, namun pengalaman, pengetahuan, keteladanan dan nilai-nilai pengabdian tetap dapat menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Bupati mengajak para PNS yang memasuki masa purna tugas untuk menikmati masa setelah kedinasan bersama keluarga, menjaga kesehatan dan tetap memberikan manfaat bagi lingkungan dalam bentuk pengabdian yang berbeda.

Kepada ASN yang masih aktif, Halikinnor mengingatkan bahwa masa pengabdian pada akhirnya akan sampai pada titik yang sama. Karena itu, selama masih diberikan kesempatan untuk mengabdi, ASN diharapkan menjalankan tugas dengan jujur, disiplin, profesional dan penuh tanggung jawab.

“Jabatan dapat berganti, kedudukan dapat berubah dan masa kerja pada akhirnya akan selesai. Namun, nama baik, keteladanan dan manfaat dari pengabdian akan tetap dikenang,” tegasnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Bupati menyampaikan terima kasih atas seluruh pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kebijakan, perkataan maupun tindakan yang kurang berkenan.

Kepada para PNS yang memasuki masa purna tugas, Bupati menyampaikan selamat memasuki babak kehidupan yang baru. Ia berharap mereka senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, keberkahan dan kebahagiaan bersama keluarga.

“Pengabdian boleh berakhir karena masa tugas, tetapi nilai-nilai pengabdian akan tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus aparatur sipil negara,” pungkasnya.

Evaluasi Penanganan Karhutla, Bupati Kotim Perkuat Strategi Pemadaman dan Pendinginan

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring masih adanya asap yang menyelimuti sejumlah kawasan perkotaan.

Bupati Kotawaringin Timur H. Halikinnor menegaskan bahwa evaluasi penanganan karhutla yang dilakukan pada Rabu (30/9/2026) bertempat di Aula BPBD Kotim menjadi bagian penting untuk memastikan upaya pemadaman berjalan efektif, mengingat asap masih menyelimuti sejumlah kawasan perkotaan.

Menurutnya, penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya memadamkan api yang terlihat, tetapi juga memastikan proses pendinginan dilakukan hingga benar-benar tuntas.

“Kita tidak ingin api hanya terlihat padam, tetapi masih menyisakan bara yang kemudian kembali menyala. Karena itu, proses pendinginan harus benar-benar dilakukan sampai tuntas. Kita akan memperkuat peralatan, ketersediaan sumber air dan pengaturan personel agar penanganan di lapangan lebih efektif,” ujar Halikinnor.

Bupati menambahkan, evaluasi tersebut juga dilakukan untuk melihat sejauh mana penanganan karhutla mampu mengurangi dampak asap terhadap masyarakat. Kelancaran penerbangan di Bandara H. Asan Sampit serta keberlangsungan kegiatan belajar mengajar tatap muka menjadi indikator yang turut diperhatikan.

Berdasarkan laporan Perwira Pengendali (Padal) dan para camat, kondisi wilayah utara Kotim relatif aman. Sementara itu, penanganan lebih difokuskan di wilayah selatan. Pergerakan angin dari arah timur juga membawa asap dari sejumlah lokasi, di antaranya Kecamatan Seranau, Mentaya Hilir Selatan dan Pulau Hanaut.

Salah satu kendala yang dihadapi adalah lokasi titik api yang sulit dijangkau dan berada jauh dari sumber air. Selain pemadaman, proses pendinginan menjadi perhatian penting agar api tidak kembali menyala dan asap tidak terus muncul.

Untuk itu, strategi penanganan diarahkan pada pemadaman hingga pendinginan secara menyeluruh. Pemkab Kotim akan memperkuat ketersediaan mesin pompa air (alkon), mendorong pembuatan embung sebagai sumber air, serta mengatur pembagian regu dan shift penanganan antara siang dan malam.

Pemkab Kotim juga memberikan apresiasi kepada instansi maupun perusahaan yang aktif mendukung upaya pemadaman karhutla.

Melalui evaluasi dan penguatan strategi tersebut, penanganan karhutla diharapkan semakin efektif, terarah dan efisien sehingga dampak asap terhadap masyarakat, aktivitas penerbangan dan kegiatan pendidikan dapat diminimalkan.

Pemkab Kotim Perkuat Sinergi dengan Korem 102/Panju Panjung Dukung Kemajuan Daerah

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan jajaran Korem 102/Panju Panjung dalam mendukung pembangunan daerah serta penanganan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penguatan sinergi tersebut dilakukan melalui kunjungan Bupati Kotim H. Halikinnor bersama Pj. Sekretaris Daerah Kotim Diana Setiawan dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) ke Korem 102/Panju Panjung, Senin (28/9/2026).

Bupati Halikinnor menyampaikan apresiasi atas keberadaan Korem 102/Panju Panjung di Sampit. Meskipun memiliki wilayah tugas seluruh Provinsi Kalimantan Tengah, keberadaan markas Korem di Sampit dinilai memberikan tambahan kekuatan bagi daerah, baik dalam mendukung pembangunan maupun menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan adanya Korem ini kita sangat terbantu sekali, termasuk dalam hal penanganan karhutla. Dengan adanya Korem di sini otomatis personel juga bertambah banyak,” ujar Halikinnor.

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Kotim juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Korem dalam penanganan karhutla. Berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya, ketersediaan personel di lapangan dinilai sudah mencukupi, namun masih terdapat kebutuhan sarana pendukung, khususnya kendaraan pemadam.

Melalui koordinasi dengan jajaran Korem 102/Panju Panjung, dukungan tambahan berupa dua unit kendaraan pemadam dapat segera dikerahkan untuk memperkuat penanganan karhutla di lapangan. Dengan tambahan tersebut, kebutuhan peralatan pada kelompok-kelompok yang bertugas di lapangan dapat terpenuhi.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, kami berterima kasih atas dukungan penuh Korem 102/Panju Panjung,” kata Halikinnor.

Selain penanganan karhutla, pertemuan juga membahas penguatan sinergi dalam pembangunan daerah, termasuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko menyambut baik kunjungan Bupati Kotim beserta jajaran. Ia menegaskan kesiapan Korem 102/Panju Panjung untuk terus mendukung program pemerintah daerah dalam upaya memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemkab Kotim berharap sinergi antara pemerintah daerah dan TNI tersebut terus diperkuat sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur.