Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Berita

Aplikasi Antrian Ayo Vaksin Kabupaten Kotawaringin Timur

Sistem https://ayovaksin.kotimkab.go.id/ adalah sistem antrian vaksin yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Kotawaringin Timur. Sistem ini merupakan sistem yang bertujuan untuk menampung minat yang tinggi dari masyarakat Kotawaringin Timur dalam mengikuti vaksinasi Covid-19, yang pada penerapannya dapat memberikan kepastian antrian vaksin bagi masyarakat dan mengurangi penumpukan masa dalam memperoleh vaksin di lokasi vaksinasi yang pada masa pandemi seperti sekarang sangat berisiko.

Video Penjelasan AyoVaksin : Disini

Daftar penyusunan Peraturan/Kebijakan/Keputusan yang telah di tetapkan dalam tentang waktu 2015-2021

1.Peraturan Bupati Kotawaringin Timur Nomor 21 Tahun 2019 Tentang Penggunaan Sertifikat Elektronik

2.Peraturan Bupati Kotawaringin Timur Nomor 20 Tahun 2019 Tentang Susunan Organisasi dan Rincian Tugas Pokok, Fungsi serta Uraian Tugas Diskominfo Kab Kotim

3.Keputusan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika tentang Kode Etik ASN

4.Peraturan Bupati Kotawaringin Timur Nomor 36 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Pemungutan Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi

5.SK DIP DISKOMINFO KAB KOTIM

6.Keputusan Bupati Kotawaringin Timur No 188.45/222/HUK-Diskominfo/2019 Tentang Penetapan Tim Pengelola Layanan Informasi dan Dokumentasi di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur

7.Keputusan Bupati Kotawaringin Timur No 188.45/67/HUK-Diskominfo/2018 Tentang Penetapan Kepemilikan Domain www.kotimkab.go.id Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur

8.Surat Keputusan PPID Utama

9.KEPUTUSAN BUPATI KOTAWARINGIN TIMUR NOMOR : 188.45/O36O/Huk-DISKOMINFO/2O21

10.KEPUTUSAN BUPATI KOTAWARINGIN TIMUR NOMOR : 188.45/O175/Huk-DISKOMINFO/2O21

Inovasi Polres Kotawaringin Timur menuju Smart City Kotawaringin Timur

Kotim (14/04/2021) ? Dalam rangka usaha untuk memperoleh Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani, Polres Kotim jajaran Polda Kalteng mensosialisasikan Inovasi Layanan Berbasis IT, bertempat di Aula Mapolres Kotim Sampit, Kabupaten Kotim, Provinsi Kalteng.

Kegiatan yang di Pimpin langsung oleh Kapolres Kotim AKBP. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si yang dihadiri oleh Para Kabag, Kasat, Kasi dan Perwira Staf yang diisi dengan paparan Presentasi dari Kasatfung yang telah ada membuat Aplikasi Layanan Masyarakat yang berbasis Information Technologi (IT).

Yang Pertama Paparan dari Kasat Lantas Polres Kotim mempresentasikan Program Aplikasi SIMON MENTAYA (SIM Online Mantap Terpercaya), Aplikasi yang awalnya berupa pendaftaran SIM Online yang ditingkatkan Fiturnya ditambah dengan Panic Button (Panggilan Pengawalan, Laka dan Ambulance), Reminder SIM (Pengingat Kadaluarsa Sim sebelum 7 Hari), Soal Latihan Ujian SIM, Mekanisme Penerbitan SIM dan Informasi PNBP.

Paparan Presentasi berikutnya adalah dari Kasat Reskrim yang memperkenalkan tentang Aplikasi SIDIN (Sistem Informasi Penyidikan Online) Sat Reskrim Polres Kotim, yang dapat di download melalui Google Playstore, dimana Aplikasi SIDIN ini adalah layanan sebagai Solusi Transparansi dan Akuntabilitas Penyidikan Tindak Pidana bagi warga masyarakat yang berkepentingan, untuk mengetahui sejauh mana progres penanganan Laporan / Pengaduan yang telah diajukannya kepada Penyidik, dimana dalam Fiturnya Aplikasi SIDIN ini adalah berisi SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) Online, Pengaduan / Komplain Kinerja Penyidik dalam Penanganan Perkara, Rubrik Berita dan Nilai Index Kepuasan Masyarakat (IKM).

Dalam kata Pengantarnya Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si, dalam era 4.0 semua bentuk Pelayanan harus cepat efektif dan efisien melalui Layanan yang berbasis IT, oleh karenanya sebagai Institusi yang besar harus sudah bisa menyesuaikan dengan Perkembangan Jaman, karena suatu saat semua lapisan masyarakat tidak ada yang tidak tersentuh Internet, dinamika masyarakat akan semakin cepat maka Pelayanan Kita harus semakin Prima, kedepannya semua inovasi Aplikasi Satfung akan di Integrasikan dalam satu Aplikasi Besar Polres Kotim, yang memuat semua layanan agar lebih mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat, jelasnya.

Daftar Inovasi :

1. CINDELARAS (Cermati Daerah Rawan Langsung Repson)

2. SIMON MENTAYA (Sim Online Mantab dan Terpercaya)

3. SI TRIMALL (Pelayanan SIM dan SAMSAT)

4. BUNGAS (Babinkamtibmas Untuk Ngaji dan Syi?ar)

5. SAUDARA PADUKA (Saudara Kapolres Kotim bersama dengan Komunikasi Seminggu 1000 Berkah)

6. S DADAR (SIM Dadakan Ke Daerah)

7. PENTOL (Pelayanan Besuk Tahanan Online)

8. SADAR SAMPIT (Samsat Delivery Sampai Rumah Tujuan)

 

9. ATM MASKER

(Hums-Spt)

Sumber : disini 

AJK 2021, Menteri Johnny Apresiasi Jurnalis Tumbuhkan Optimisme dan Cerdaskan Masyarakat

Siaran Pers No. 358/HM/KOMINFO/09/2021

Kamis, 30 September 2021

Tentang

AJK 2021, Menteri Johnny Apresiasi Jurnalis Tumbuhkan Optimisme dan Cerdaskan Masyarakat

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengapresiasi peran jurnalis di tanah air. Menurutnya, partisipasi aktif jurnalis penting dalam menyampaikan informasi untuk mencerdaskan masyarakat Indonesia. Bahkan, telah banyak membantu memberikan penjelasan dan melindungi masyarakat dari infodemi atau hoaks.  

?Melalui beragam produknya, jurnalis dapat membantu narasi-narasi yang akurat, menumbuhkan optimisme, dan mencerdaskan masyarakat Indonesia,” ujarnya dalam cara Puncak Anguerah Jurnalistik Kominfo 2021 yang diseleranggarakan di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (30/09/2021).

Mengingat arti penting peran jurnalis, Kementerian Kominfo tidak berhenti menyelenggarakan AJK sebagai kegiatan tahunan. Menurutnya, peran jurnalis dalam kolaborasi pentahelix nasional harus tetap digelorakan. 

?Oleh karenanya, Kementerian Kominfo kembali menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik Kominfo 2021 dengan mengangkat tema ?Indonesia Terkoneksi: Semakin Digital, Semakin Maju,? tandas Menteri Johnny.

Menkominfo menjelaskan pada AJK tahun 2020 lalu, Kementerian Kominfo telah mengajak serta para jurnalis di seluruh Indonesia untuk turut membangun narasi besar ?Bangkit dari Pandemi Covid-19 Menuju Masyarakat Produktif?. 

Dalam pandangan Menteri Johnny, dampak pandemi yang dipotret dan didiseminasi dari perspektif jurnalis dinilai telah mendorong masyarakat tetap produktif di tengah krisis yang menyerang hampir semua sektor kehidupan. 

?Bahkan, selama pandemi Covid-19, masyarakat telah bermigrasi dari ruang fisik ke ruang digital, memanfaatkan berbagai platform digital untuk membangkitkan perekonomian bangsa,? paparnya.  

Menkominfo menyampaikan selamat dan apresiasi kepada ratusan jurnalis yang telah mengikuti kompetisi AJK 2021. Menurutnya, pengabdian para jurnalis juga erat kaitannya dengan kerja kemanusiaan.

?Selamat kepada para pemenang dan bagi yang belum mendapatkan penghargaan, jangan patah semangat, karena tugas jurnalistik adalah mengabdi pada kemanusiaan,” jelasnya.

Menurut Menteri Johnny, penghargaan terbesar seorang jurnalis adalah ketika karyanya bisa diterima dan menginspirasi masyarakat. Oleh karena itu, kompetisi AJK merupakan salah satu kegiatan tahunan Kementerian Kominfo yang mewadahi prestasi dan karya insan jurnalis.

?Sekali lagi, saya ucapkan selamat kepada para pemenang, dan saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang turut mendukung setiap upaya pencerdasan masyarakat melalui kerja jurnalistik,? jelasnya.

Transformasi Digital Nasional

Menkominfo menyatakan, tema AJK 2021 tahun ini merupakan representasi langsung dari lima arahan Presiden Joko Widodo terkait agenda percepatan transformasi digital nasional.  

?Yakni yang pertama perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital, kedua, penyiapan roadmap transformasi digital di sektor-sektor strategis, ketiga percepatan integrasi Pusat Data Nasional, keempat, penyiapan kebutuhan SDM digital, dan kelima menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan regulasi, skema pendanaan dan pembiayaan transformasi digital,? ujarnya.

Berkaitan dengan lima arahan tersebut, Kementerian Kominfo telah menyiapkan Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024, di mana difokuskan pada empat sektor strategis yang mencakup infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital. 

?Kementerian Kominfo juga telah menyiapkan rincian Program Prioritas dan Program Pendukung Kementerian Kominfo pada tahun 2022 nanti, di mana sebagai kelanjutan dari program tahun 2021 yang akan berfokus empat program prioritas,? jelas Menteri Johnny. 

Menurut Menkominfo, empat program prioritas tersebut mencakup (1) Percepatan Penyediaan Infrastruktur Telekomunikasi, (2) Penguatan Infrastruktur Digital Pemerintah, (3) Penguatan Tata Kelola Data, termasuk Arus Data Lintas Batas Negara, dan (4) Penguatan Komunikasi Publik, termasuk melalui platform digital.

?Mengingat pentingnya transformasi digital yang menyentuh semua sektor, kami terus menggelorakan Indonesia Terkoneksi: Semakin Digital, Semakin Maju pada setiap program dan kebijakan strategis,? tandasnya.

Selain diusung sebagai tema AJK 2021, semangat Indonesia Terkoneksi: Semakin Digital, Semakin Maju juga menjadi tema besar rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-20 Kementerian Kominfo, yang telah dilangsungkan puncak acaranya pada 28 September lalu. 

?Dua dekade lahirnya Kementerian Kominfo, tidak terlepas dari peran media sebagai mitra strategis dalam mengawal pembangunan bangsa,” tandas Menteri Johnny. 

Menkominfo menyatakan peran insan jurnalis dalam memberikan informasi terpercaya di tengah-tengah masyarakat juga mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan transformasi digital.

“Upaya pemerintah dalam melakukan transformasi digital akan semakin bermakna dengan kerja keras para jurnalis Indonesia untuk mewujudkan Indonesia Terkoneksi: Semakin Digital, Semakin Maju,? tuturnya.

Pemenang 5 Kategori

Dalam kompetisi AJK 2021, terdapat lima kategori lomba yang mencakup Liputan Media Online, Liputan Televisi, Liputan Media Cetak, Liputan Radio, dan Liputan Jurnalistik Foto. 

Melalui proses penilaian dan seleksi yang ketat para juri, maka dari 392 jurnalis dengan lebih dari 800 karya, terpilih pemenang juara I, II dan III dari masing-masing kategori lomba sebagai berikut: 

Kategori Liputan Media Online Pemenang I Slamet Harmoko dari sampit.prokal.co, Pemenang II Bagus Supriadi dari Kompas.com, dan Pemenang III Andy Indrayanto dari Halloriau.com.

Kategori Liputan Televisi Pemenang I Cindy Dilapanga dari Kompas TV, Pemenang II Muhammad Nur Rohman dari Berita Satu News Channel, dan Pemenang III Ratu Annisaa Suryasumirat dan Akhe Mona WS dari Indosiar. 

Kategori Liputan Media Cetak Pemenang I Wilibrordus Megandika Wicaksono dari Harian Kompas, Pemenang II Ester Lince Napitupulu dari Harian Kompas, dan Pemenang III Robby Patria dari Tanjungpinang Pos. 

Liputan Radio Pemenang I Ardi dari RRI Merauke, Pemenang II H ikmat Raharjo Utomo dari RRI Denpasar, dan Pemenang III Saortua Marbun dan Eko Susanto dari IRadio FM Jakarta .

Liputan Jurnalistik Foto Pemenang I Hilman Fathurrahman W dari Tempo.co, Pemenang II Priyombodo dari Harian Kompas, dan Pemenang III Susanto dari Media Indonesia. 

Acara Puncak AJK 2021 dilaksanakan secara hibrida, pemenang I, II, dan III serta pemenang 10 besar masing-masing kategori hadir secara virtual. 

Dalam acara itu, Menteri Johnny didampingi Sekretaris Jenderal Mira Tayyiba, Inspektur Jenderal Doddy Setiadi, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Henri Subiakto, dan Staf Khusus Menteri Kominfo Bidang Komunikasi Publik Philip Gobang.

Biro Humas Kementerian Kominfo
e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
Telp/Faks : 021-3504024
Twitter @kemkominfoFB: @kemkominfoIG: @kemenkominfo
website: www.kominfo.go.id

 

Sumber : disini

Papua Ramah, Terbuka dan Menerima Siapa Saja yang Datang

Ratusan orang ikut bergoyang meramaikan Gebyar PON Papua. Masyarakat adat pun ikut membuat acara ritual untuk kelancaran acara PON.

Masyarakat Merauke antusias menyambut PON XX Papua. Hal tersebut tampak dari kemeriahan acara ?Gebyar PON Papua XX? yang diselenggarakan di seputar Kapsul Waktu Merauke yang berlangsung pada 25 September 2021 itu. Warga Merauke antusias ikut berpartisipasi dengan tetap mengikuti acara dari pukul 9 pagi hingga pukul 11 malam dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Gebyar PON diisi rangkaian kegiatan dengan konsep pesta masyarakat, dikemas dalam kolaborasi seni dan bakat masyarakat. Untuk menyemarakkan Gebyar PON, selain menampilkan puluhan grup band lokal maupun sanggar seni tari, dalam kegiatan tersebut juga dimeriahkan lewat penampilan artis ibu kota. Upacara juga disemarakkan dengan pesta kembang api.

Yang diperbolehkan masuk mengikuti acara adalah mereka yang sudah divaksin dengan menunjukkan kartu vaksin. Di sekitar lokasi acara berdiri sejumlah tenda warna putih yang di pasang di bagian kanan lapangan dan depan Kapsul Waktu. Tenda-tenda dimaksudkan untuk menggelar dagangan para penusaha UMKM. Di tenda-tenda ini digelar kuliner dan kerajinan khas Papua.

Acara semakin meriah dengan didendangkannya lagu-lagu reggae dari penyanyi Sandy Betay. Setiap lagu-lagu mereka didendangkan, penoton ikut bernyanyi dan bergoyang bersama. Bahkan mereka bergoyang yospan (tarian persahabatan) merespons lagu-lagu yang dilantunkan vokalis band legendaris Papua Black Brothers itu. Sandy Betay kental dengan warna musik yang dekat ke hip hop dan reggae, lagu-lagu mereka bisa menyihir penonton untuk bernyanyi dan bergoyang.

Bupati Merauke Romanus Mbaraka mengatakan, segala kegiatan yang sudah terlaksana adalah hasil kerja keras bersama semua pihak. Diharapkan dengan begitu, PON Papua khususnya di Klaster Merauke siap dilaksanakan.

Pada kesempatan itu Bupati Merauke juga menekankan, masyarakat wajib mengikuti prokes, demi menekan tingkat penularan kasus Covid-19 usai PON di Merauke. “Mari kita sukseskan PON. Yang datang ke sini 7.000 lebih orang belum yang tidak terhitung. Jadilah tuan rumah yang baik, serta jaga keamanan dan ketertiban bersama. Tetap ramah, terbuka dan menerima siapa saja yang datang,” ajak Romanus Mbaraka.

Gebyar PON XX dibuka dengan penabuhan tifa yang dilakukan Bupati Merauke, Ketua Harian Subda PON Merauke, Elianor Dumatubun, Sekertaris Subda Thobias Walong, serta Forkopimda Merauke. Gebyar PON di Merauke ini adalah rangkaian kegiatan PB PON Provinsi Papua di Kabupaten Merauke yang merupakan klaster penyelenggara enam cabang olahraga (cabor).

Gebyar PON XX juga digemakan di klaster penyelenggara PON lainnya, yang telah diawali di Kota Jayapura, diteruskan di Kabupaten Jayapura Mimika dan Merauke. Sebagai rangkaian kegiatan, pada 30 Septemberdilakukan kirab api PON XX yang tiba di Merauke. Sehari sebelumnya, sejumlah pemuda dari Ikatan Keluarga Kei Maluku (Ikemal) Kabupaten Merauke melakukan kegiatan membagi masker PON kepada masyarakat di kota Merauke. Pemuda dan pemudi yang terdiri dari enam etnis yaitu Ikatan Keluarga Ambon, Kei, Kepulauan Aru, Kalwedo, Tanimbar dan Maluku Utara bagi-bagi masker di tiga titik lampu merah Libra, pertigaan PGT, dan depan Toko Dua.

Ada juga yang membagikan masker di basis-basis orang asli Papua. Dengan pembagian 5.000 masker ini diharapkan dapat mendorong dan memotivasi masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19 dan mendukung program nasional dengan ikut menyukseskan PON XX di Klaster Merauke.

Antusias warga Merauke juga ditunjukkan dengan keterlibatan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Merauke dengan menggelar upacara adat. Upacara di Kompleks Gor Hiad Sai Merauke, pada Kamis 23 September 2021 ini juga ditujukan sebagai permohonan agar kegiatan PON XX Papua di Klaster Merauke bisa berjalan lancar.

?Ini ritual dari leluhur kami. Kami mempertahankan sampai hari ini. Ritual ada dua, pertama untuk meresmikan satu tempat seperti pelepasan tanah adat. Lalu, sebelum melakukan satu acara atau pesta. Ritual kali ini ditujukan untuk suksesnya PON di Papua,? kata Wakil Ketua LMA Merauke Johan Mahuze, usai upacara adat.

Dalam pengamanan gebyar PON, pihak keamanan melibatkan personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP. Polri menurunkan 90 personel, TNI menurunkan 24 personel. Sedangkan Satpol PP sebanyak 40 personel. Selain mengamankan situasi, mereka juga ikut menjaga pintu masuk demi menegakkan standar operasional prosedur prokes dan juga melakukan pemeriksaan terhadap orang dan barang dengan menggunakan

Menkominfo: Kolaborasi Kepemimpinan Digital Kunci Transformasi

Siaran Pers No. 327/HM/KOMINFO/09/2021

Senin, 13 September 2021

Tentang

Menkominfo: Kolaborasi Kepemimpinan Digital Kunci Transformasi

Menghadapi era disrupsi, kepemimpinan digital menjadi kunci untuk mengubah sistem dan lansekap menjadi lebih baru. Perubahan itu diperlukan untuk memandu pesatnya  digitalisasi yang memunculkan beragam inovasi dan perubahan besar secara fundamental.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan, laju arus digitalisasi yang terjadi begitu cepat memacu organisasi publik dan privat di seluruh dunia untuk melakukan perubahan yang dapat dimulai dari titik kepemimpinan digital.

“Kepemimpinan digital ini merupakan salah satu kunci keberhasilan transformasi digital nasional, mengingat para pemimpin semakin dituntut untuk memiliki kemampuan pengambilan keputusan yang tangkas dan relevan dengan perkembangan era digital,” ujarnya dalam Pembukaan Digital Leadership Academy (DLA) yang berlangsung secara virtual dari Jakarta, Senin (13/09/2021).

Menurut Menkominfo, para pemimpin baik sektor privat maupun publik sangat memerlukan pengeahuan substantif.

“Pengetahuan substantif menstimulasi pemikiran-pemikiran segar, dinamis, dan visioner, serta kesempatan untuk berinteraksi dan bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem digital nasional maupun global,” jelasnya.

Persiapkan SDM

Menteri Johnny menjelaskan empat tantangan bagi para pembuat kebijakan di era kepemimpinan digital saat ini, diantaranya mendorong transformasi digital sebagai perubahan cara hidup baru, memfasilitasi tata kelola e-government dan bisnis digital, menyusun kebijakan atau legislasi untuk mendukung transformasi digital, serta meningkatkan kinerja melalui penyiapan dan pengembangan SDM di bidang digital.

Oleh karenanya, perlu mendorong kesiapan pemimpin Indonesia untuk berpacu dengan perubahan di era transformasi digital.

“Kesiapan pemimpin di Indonesia dalam berpacu dengan perubahan di era transformasi digital ini perlu didorong sesegera mungkin. Terlebih, karena Indonesia berpotensi memiliki nilai ekonomi digital sebesar 124 miliar Dollar Amerika Serikat pada tahun 2025, 40% dari ekonomi digital ASEAN, terbesar di antara negara-negara Asia Tenggara lainnya,” ujarnya.

Kementerian Kominfo telah menyiapkan Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024 sebagai pedoman strategis dalam melaksanakan agenda transformasi digital nasional.

“Peta jalan tersebut dirancang untuk diimplementasikan pada empat sektor strategis, seperti Infrastruktur Digital (Digital Infrastructure), pemerintahan Digital (Digital Governance), Ekonomi Digital (Digital Economy) dan Masyarakat Digital (Digital Society),” jelasnya.

Sedangkan dalam mewujudkan pengembangan masyarakat digital, Kementerian Kominfo memiliki tiga tingkatan pengembangan SDM.

“Dimulai dari tingkat kecakapan dasar (basic) melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Kementerian Kominfo yang menargetkan pelatihan literasi digital bagi 12,5 juta peserta setiap tahunnya, dari tahun ini sampai tahun 2024 mendatang”, tandasnya.

Pada tingkat kecakapan Menengah (intermediate), Kementerian Kominfo menghadirkan Program Digital Talent Scholarship (DTS) yang memfasilitasi program upskilling maupun reskilling di bidang digital bagi 100.000 peserta di seluruh Indonesia di tahun 2021.

“Mulai tahun depan hingga tahun 2024, target akan ditingkatkan menjadi 200.000 peserta setiap tahunnya”, paparnya.

Pada tingkat kecakapan lanjutan (advanced), Menteri Johnny menjelaskan program Digital Leadership Academy (DLA) yang merupakan program pelatihan unggulan sebagai manifestasi dari kerjasama triple helix antara unsur Pemerintah, pelaku bisnis, serta akademisi, dalam mendorong akselerasi transformasi digital di Indonesia.

“Pelatihan ini berfokus untuk meningkatkan kepemimpinan digital sebagai titik kritikal dalam mendorong akselerasi transformasi digital nasional”, jelasnya.

Butuh Komitmen

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly menegaskan, butuh komitmen bersama dalam membangun pemerintahan yang berbasis digital (e-government).

“Menuju e-Governance paling tidak dibutuhkan komitmen yang tinggi dari pimpinan, perencanaan pembangunan teknologi informasi yang berkesinambungan, penyusunan regulasi yang adaptif dengan perkembangan jaman, pembangunan SDM khususnya yang berkualifikasi teknologi dan informasi (TI) agar mempunyai kompetensi dan berkinerja tinggi dan dukungan yang optimal dalam peningkatan kapasitas satker yang mengemban tugas dan fungsi di bidang teknologi informasi”, jelasnya.

Menteri Yasonna mengajak para peserta DLA Kominfo untuk mewujudkan birokrasi berkelas dunia melalui pemanfaatan teknologi informasi, dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada.

“Marilah kita wujudkan birokrasi berkelas dunia dengan pemanfaatan teknologi informasi dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk mendukung tercapainya kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.

Hadir secara virtual dalam kegiatan tersebut, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI; Yasonna Hamonangan Laoly, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI; Tjahjo Kumolo, Ketua Komisi I DPR RI; Meutya Viada Hafid.

Selanjutnya, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara; Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo; Hary Budiarto, Director Oxford Internet Institute dari University of Oxford, Profesor Victoria Nash; Co-Director Institute of Water Policy dari National University of Singapore, Profesor Eduardo Araral; dan Executive Associate Dean School of Public Policy and Management dari Tsinghua University, Profesor Zhu Xufeng.

Ferdinandus Setu

Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo

e-mail: humas@mail.kominfo.go.id

Telp/Fax : 021-3504024

Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo

website: www.kominfo.go.id

Sumber : disini

[DISINFORMASI] Video Siswa Lumpuh Usai Divaksinasi Covid-19

Penjelasan :

Beredar di media sosial sebuah video yang berisi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dialami seorang siswa di Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Dalam video tersebut terlihat siswa tersebut menangis karena merasakan tangannya tidak bisa digerakkan usai menjalani vaksinasi Covid-19.

Banjir Akibat Hujan Lebat, Ini Analisa BMKG Kotim Terkait Cuaca

SAMPIT ? Hujan lebat yang beberapa hari ini kembali mengguyur wilayah Kotawaringin Timur (Kotim) membuat sejumlah daerah mengalami bencana banjir, padahal sebelumnya banjir sudah mulai surut namun sejak kemarin 1 September 2021 banjir kembali naik.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandar Udara H Asan Sampit yakni Musuhanaya menyatakan, dari hasil pengamatan curah hujan pada 1 September 2021 di titik pengamatan Stasiun Meteorologi H.Asan Kotim terukur 55.9 mm perhari (kategori hujan intensitas lebat).

?Dan dari pantauan Satelit GSMaP hujan 24 jam yang lalu, sejumlah Kecamatan di Kotim dan Seruyan terpantau hujan dengan intensitas ringan  hingga sedang dan lebat, dan dari pantauan Satelit Himawari-8 cakupan awan hujannya merata di wilayah Kotim dan Seruyan,? kata Musuhanaya, Kamis 2 September 2021.

Berdasarkan analisis pada 1 september 2021 ujar Musuhanaya, hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yang dominan antara lain, suhu permukaan laut di wilayah perairan Indonesia hangat dengan nilai anomali SST berkisar antara 1.0 sampai dengan 4.0°C yang dapat meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air).

?Kemudian terdapat adanya belokan angin (shear line) dan konvergensi di wilayah Kotim dengan kecepatan angin berkisar antara 8-11 Knot,? tegasnya.

Dimana belokan angin tersebut memicu penumpukan massa udara dan mendukung pertumbuhan awan konvektif di wilayah Kotim.

?Terpantau kelembaban udara di atmosfer di lapisan 850-700 mb pukul 13.00-19.00 WIB cenderung basah yang berkisar antara 80-95%, hal ini mendukung untuk pertumbuhan awan-awan konvektif,? jelas Musuhanaya.

Dirinya bahkan menyebutkan, prospek 1 minggu ke depan perlu diwaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Kotim pada sore hingga malam hari.

?Dan melihat data curah hujan dari dasarian terakhir hujan yang terus menerus mengguyur, masyarakat diminta untuk terus waspada terhadap bencana Hidrometeorologi seperti banjir yang terjadi saat ini,? tandasnya.

(dia/hab/matakalteng.com)

 

Sumber : https://www.matakalteng.com/daerah/kotawaringin-timur/2021/09/02/banjir-akibat-hujan-lebat-ini-analisa-bmkg-kotim-terkait-cuaca

 

Bupati Kotim Teken MoU Pengelolaan Alur Sungai Mentaya dengan Pihak Ketiga

SAMPIT ? Pembuatan  alur Sungai Mentaya yang diinginkan oleh Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor akan segera terwujud. Ini ditandai dengan penandatanganan  MoU yang dilakukan Pemkab Kotim dengan pihak ketiga yaitu PT. Kawan Selaras Sejahtera, Kamis 2 September 2021.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan pengelolaan alur sungai ini dipastikan akan berlanjut dan Kotim memiliki tol sungai. 

?Tol sungai tetap dibuat bekerjasama dengan pihak ketiga. Sehingga meski ditengah pandemi Covid-19 yang membuat anggaran berkurang pengelolaan tol itu tetap akan berjalan. Ini tidak hanya sebatas ibaratkan membangun suatu bangunan peletakan batu pertama saja, yakin saja ini selanjutnya ini akan terus bergerak,?katanya, Kamis 2 September 2021.

Disebutkan pengelolaan alur Sungai Mentaya itu setidaknya menghabiskan anggaran sekitar Rp 260 miliar. Anggaran itu ditanggung oleh pihak ketiga. Pasalnya diketahui bahwa saat ini pemerintah pusat maupun daerah sendiri minim anggaran. 

Dibuatnya alur sungai ini bertujuan agar perekonomian di wilayah setempat dapat meningkat. Pasalnya selama ini dinilai pendistribusian barang yang melintasi jalur air terhambat dengan dangkalnya sungai. Sungai Mentaya hanya dapat dilalui 6 sampai 7 jam dalam 1 x 24 jam yaitu saat air tinggi. Sehingga membuat cost yang dikeluarkan oleh pengguna alur itu cukup tinggi. 

Jika tol itu terwujud maka Sungai Mentaya dapat dilalui 1×24 jam meskipun dengan kapal berkapasitas besar. Karena kedalaman tetap terjaga. ?Kalau pengerukan dilakukan maka perekonomian daerah ini akan meningkat. Karena distribusi barang dari luar daerah berjalan lancar dan cost akan turun. Harga barang pun akan turun,?

Potensi Sungai Mentaya ini dinilai cukup besar karena di Kotim sendiri memiliki perkebunan kelapa sawit dan tambang yang distribusinya menggunakan alur sungai tersebut. Termasuk kapal barang dari pulau Jawa. ?Jadi insyaallah ini akan meningkatkan perekonomian kita secara signifikan,?imbuhnya.

Sementara Direktur PT. Kawan Selaras Sejahtera Rudi Urip Santoso mengatakan tahun 2018 pihaknya mendapat surat tugas dari Kementrian Perhubungan untuk menyelesaikan permasalahan alur Sungai Mentaya. 

?Kita bisa bayangkan Kotim ini pendulang CPO terbesar hampir 6 sampai 7 juta ton per tahun. Sehingga bagaimana alur ini berfungsi dengan baik dan jalur distribusi berjalan baik, tentunya dengan jalur alur baru yaitu tol sungai,?ungkapnya.

Konsultan dalam pembuatan alur sungai itu diambil dari Negara Kincir Angin yaitu Belanda. Alasan pihaknya adalah pihaknya lebih memahami karakter dan perhitungannya. 

Sedangkan bentuk kerjasama antara pihaknya dan pemerintah, sesuai kesepakatan pada tanggal 13 Agustus 2020 yang difasilitasi Pemda Kotim, untuk jenis curah kering seperti tambang termasuk barang-barang  dan curah cair yaitu palm oil itu pihaknya memperoleh bagian sebesar 0,5, U$. Sementara untuk Container 20 Ft  adalah 5 U$ dan 40 Ft sebesar 10 U$.

?Kenapa pakai dolar menjadi patokannya, itu bagian dari kesepakatan karena nilai investasinya dalam  bentuk mata uang asing, selain itu pekerjanya juga dari Belanda. Namun pihak pemda tidak harus membayar pakai dolar. Tapi saya yakin ini ke depan jika tol selesai akan meningkatkan perekonomian daerah,? sebut Rudi.

(dev/matakalteng.com) 

Sumber : https://www.matakalteng.com/daerah/kotawaringin-timur/2021/09/02/bupati-kotim-teken-mou-pengelolaan-alur-sungai-mentaya-dengan-pihak-ketiga

 

Belum Capai Target, Vaksinasi di Kotim Baru 92.775 Dosis

 

BORNEONEWS, Sampit – Vaksinasi di Kotawaringin Timur hingga saat ini masih belum memenuhi target. Namun, masyarakat yang menjalani vaksinasi sudah terbilang cukup banyak yakni 92.775 dosis. 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur, Umar Kaderi mengatakan, saat ini vaksinasi massal belum bisa dilanjutkan. Sebab masih menunggu penyaluran vaksin dari provinsi. 

“Ini menunggu sampai vaksin datang lagi,” kata Umar Kaderi, Kamis, 2 September 2021.

Diakuinya saat ini masih tersedia vaksin di Dinkes Kotim. Namun jumlahnya sudah sedikit. Sehingga belum bisa dilaksanakan vaksinasi. 

Sekadar untuk diketahui, alokasi vaksin per 1 September 2021 sebanyak 107.546 dosis dengan rincian 91.600 vaksin Sinovac, 3.430 vaksin Astrazeneca dan 12.516 vaksin Moderna.

“Vaksin yang baru datang kemarin 3.200 dosis dan sudah terpakai pada 1 September itu sebanyak 296 dosis,” beber Umar.

Sementara itu untuk capaian vaksinasi bagi tenaga kesehatan (nakes), dosis 1 sebanyak 2.741 dosis atau 96,34 persen, dosis 2 sebanyak 2.548 dosis atau 89,56 persen dan dosis 3 sebanyak 1.634 atau 57,43 persen. Ke tiga dosis itu memiliki sasaran yang sama sebanyak 2.845 nakes.

Untuk layanan publik memiliki sasaran 34.253 dengan capaian dosis 1 sebanyak 33.895 dosis atau 98,95 persen dan dosis 2 sebanyak 17.241 atau 50,33 persen.

Sementara untuk lansia jumlah sasaran 20.786 dengan capaian dosis 1 sebanyak 4.721 dosis atau 22,71 persen dan dosis 2 sebanyak 2.667 dosis atau 12,83 persen.

Vaksinasi untuk masyarakat umum memiliki sasaran 223.892 dengan capaian dosis 1 sebanyak 20.448 dosis atau 9,13 persen dan dosis 2 sebanyak 5.368 dosis atau 2,40 persen.

Sedangkan untuk remaja memiliki sasaran 46.951 dengan capaian dosis 1 sebanyak 705 dosis atau 1,50 persen dan dosis 2 sebanyak 48 dosis atau 0,10 persen.

“Sehingga total dari sasaran sebanyak 328.727 untuk dosis 1 sebanyak 62.510 dosis atau 19,02 persen dan dosis 2 sebanyak 27.872 dosis atau 8,48 persen. Dan untuk sisa vaksin sebanyak 14.700 dosis,” pungkasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-5)

 

Sumber Berita : https://www.borneonews.co.id/berita/233587-belum-capai-target-vaksinasi-di-kotim-baru-92-775-dosis

 

Aplikasi Antrian Vaksin Manajemen proses Vaksinasi di Puskesmas

Aplikasi Antrian Vaksin Manajemen proses Vaksinasi di Puskesmas

Aplikasi ini dapat di akses melalui https://ayovaksin.kotimkab.go.id. Penggunaan aplikasi ini untuk menjembatani masyarakat untuk mendapatkan layanan vaksinasi masyarakat di fasi.itas kesehatan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Selain itu, aplikasi ini menjadi solusi puskesmas untuk dapat fokus pada pekerjaan utama yaitu layanan vaksinasi, sistem antrian di buat dan sangat membantu masyarakat untuk tepat waktu hadir di puskesmas.

 

Kartu Vaksin Tidak Perlu Dicetak, Ini Alasannya

Di Indonesia setiap masyarakat yang telah disuntik vaksin COVID-19 baik dosis pertama maupun kedua akan mendapat sertifikat vaksin. Sertifikat ini bisa diunduh lewat situs Peduli Lindungi. Masyarakat cukup masuk ke situs www.pedulilindungi.id untuk bisa mengunduh sertifikat.

Namun, akhir-akhir ini banyak bermunculan jasa cetak kartu vaksin. Penyedia jasa ini menawarkan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi syarat perjalanan maupun mengakses layanan publik.

Sayangnya, mencetak kartu vaksin ini sebenarnya tidak diperlukan karena rawan penyalahgunaan. Berikut penjelasannya:

Risiko penyalahgunaan data

Mencetak sertifikat vaksin dalam bentuk kartu artinya kartu tersebut harus dijaga agar tidak tercecer atau hilang. Sebab dalam sertifikat vaksin berisi informasi data diri penting yang meliputi:

– Nama lengkap yang dicantumkan pada sertifikat

– Nomor Induk Kependudukan (NIK)

– Tanggal lahir

– Kode batang (barcode)

– ID

– Tanggal vaksin diberikan

– Informasi vaksinasi dosis ke berapa

– Merek vaksin yang diperlukan

– Nomor batch vaksin

– Pernyataan kesesuaian dengan peraturan Menteri Kesehatan Indonesia

Mencetak sertifikat vaksin menggunakan jasa cetak juga berisiko kebocoran data pribadi. Bisa saja penyedia jasa menyalahgunakan data Anda untuk dipakai pada berbagai hal negatif seperti mengakses pinjaman online hingga berbagai tindak kriminal lainnya.

Pemerintah tidak mewajibkan

Sebenarnya, tidak ada persyaratan yang mengharuskan masyarakat mencetak sertifikat vaksin dalam bentuk kartu. Baik pemerintah maupun penyedia layanan perjalanan dan layanan publik tidak mewajibkan sertifikat vaksin dalam bentuk kartu fisik.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, Kemenkes tidak mengatur ketentuan boleh-tidaknya sertifikat vaksinasi COVID-19 dicetak dalam bentuk fisik.

“Ini (cetak sertifikat) tidak kami atur ya,” kata Nadia dikutip dari Kompas.com, Kamis (19/8).

Manfaatkan akun PeduliLindungi

Untuk menjaga keamanan informasi pribadi Anda, cukup gunakan aplikasi PeduliLindungi. Dengan mendownload aplikasi ini, Anda bisa dengan mudah menunjukkan sertifikat vaksin Anda saat dibutuhkan. Selain itu, data pribadi Anda pun aman terlindungi.

Jasa cetak kartu vaksin di marketplace diblokir

Belum lama ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memblokir penjual jasa cetak kartu vaksin COVID-19 di marketplace. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah kebocoran data.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Veri Anggrijono mengatakan sudah sebanyak 2.453 produk dan jasa pencetakan kartu vaksin di marketplace yang telah diblokir oleh pemerintah.

“Sejauh ini sudah dilakukan pemblokiran sebanyak 137 kata kunci (keywords) dan 2.453 produk dan jasa pencetakan kartu vaksin,” ujarnya.

Veri mengungkapkan, dalam marketplace terdapat berbagai penawaran jasa mencetak kartu sudah vaksin COVID-19 yang dapat berpotensi melanggar ketentuan perlindungan data pribadi.

Sehingga, Kemendag melalui Direktorat Jenderal PTKN meningkatkan pengawasan jasa layanan cetak kartu vaksin COVID-19 di marketplace Indonesia, menyusul ditemukannya 83 tautan pedagang yang menawarkan jasa layanan cetak kartu/sertifikat vaksin dengan harga yang beragam.

[KOMINFO/CHE/VJY]

Dari Cek Lokasi Vaksinasi Hingga Periksa Hoaks Semua Ada di https://s.id/infovaksin

Ingin tahu cara periksa hoaks? Atau mencari lokasi vaksinasi dan stok vaksin? Langsung kunjungi https://s.id/infovaksin.

Platform online ini berisi kumpulan informasi dan update tentang Vaksinasi COVID-19, dari fitur pencarian lokasi dan stok vaksin, informasi ketersediaan kamar rawat inap, update layanan isoman dan telemedis, update data dan situasi COVID-19 Indonesia, update ketersediaan stok obat terapi di apotik terdekat, beragam materi edukasi terkait COVID-19, hingga tanya jawab dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Kita juga bisa mengecek dan membuktikan hoaks melalui link pencarian yang tersedia dalam https://s.id/infovaksin.

Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id

#IndonesiaBangkit #SEMUAWAJIBPAKAIMASKER