Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Berita

Cegah Disinformasi, Menkomdigi Tegaskan Humas Pemerintah Harus Cepat dan Tepat

Jakarta, 4 Februari 2026 – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa kecepatan dan ketepatan komunikasi publik kini menjadi faktor penentu dalam mencegah meluasnya disinformasi di ruang digital.
Pemerintah, menurutnya, tidak lagi memiliki ruang untuk terlambat menyampaikan narasi resmi ketika arus informasi bergerak sangat cepat dan masif.

Hal tersebut disampaikan Meutya Hafid dalam Forum Government Public Relations (GPR) Outlook 2026 pada Rabu (4/2/2026) di Jakarta Pusat, yang dihadiri para Kepala Biro Humas Kementerian/Lembaga, BUMN, BUMD, serta perwakilan pemerintah daerah.

“Sekarang kita sudah tidak punya kemewahan untuk memilih antara cepat atau tepat. Keduanya harus berjalan bersamaan. Kalau kita tidak cepat, ruang itu akan diisi oleh disinformasi, dan pada akhirnya informasi yang sampai ke masyarakat justru menjadi tidak tepat,” tegas Meutya.

Menurut Meutya, tantangan komunikasi publik pemerintah semakin berat seiring masifnya kompetisi konten di media sosial.

Ia menekankan bahwa keberhasilan komunikasi publik tidak diukur dari seberapa rapi atau indahnya pesan yang disusun, melainkan dari apa yang benar-benar sampai dan dipahami oleh masyarakat.

“Ukuran keberhasilan humas bukan apa yang kita tulis, tapi apa yang sampai ke publik. Kalau informasi yang akurat tenggelam oleh disinformasi, itu juga salah,” ujarnya.

Meutya juga menegaskan bahwa komunikasi publik bukan lagi sekadar fungsi pendukung, melainkan bagian integral dari kepemimpinan negara.

Reputasi pemerintah dan keberhasilan program nasional, kata dia, sangat ditentukan oleh konsistensi suara negara di ruang publik, yang dijalankan oleh humas di setiap kementerian dan lembaga.

Selain itu, Meutya Hafid juga menyoroti pentingnya sinergi dan jejaring antarlembaga dalam menghadapi disinformasi, termasuk melalui saling berbagi data, saling menguatkan pemberitaan, dan merespons isu secara terkoordinasi lintas sektor.

Ia menilai disinformasi saat ini bekerja secara berjejaring, sehingga tidak bisa dihadapi secara sendiri-sendiri.

“Kalau disinformasi bekerja secara kolektif, maka humas pemerintah juga harus berjejaring. Kolaborasi jauh lebih relevan dibandingkan kompetisi di era digital,” ujarnya.

Lebih lanjut, Meutya menekankan pentingnya penguatan data sebagai fondasi komunikasi publik yang cepat dan akurat.

Konsolidasi data di internal kementerian dan lembaga dinilai menjadi prasyarat agar humas dapat bergerak sigap dalam merespons isu strategis.

“Tanpa bank data yang siap, kecepatan tidak mungkin tercapai. Kita tidak bisa lagi menunggu pengumpulan data saat isu sudah berkembang di ruang publik,” kata Meutya.

Menutup arahannya, Menkomdigi Meutya mengajak seluruh insan humas pemerintah untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi internal dan lintas lembaga, serta menyampaikan kebijakan pemerintah dengan gaya yang beragam namun tujuan yang sama.

“Mari kita jaga satu narasi untuk membangun negeri, dengan suara yang beragam, gaya yang berbeda, tetapi arah dan tujuannya sama. Peran humas hari ini sangat strategis dan tidak ringan, namun kita hadapi bersama,” pungkasnya.

Kotim Surplus Beras, ASN Diajak Serap Stok Bulog untuk Jaga Ketahanan Pangan

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya menjaga surplus beras daerah agar tetap berdampak positif bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Penjabat Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi, menyampaikan bahwa saat ini Kotim berada dalam kondisi surplus beras dengan produksi yang cukup besar. Namun, tantangan yang dihadapi justru berada pada sisi distribusi, sehingga stok beras menumpuk di gudang Bulog.

Sebagai tindak lanjut, Bulog Kotim telah berkoordinasi dengan Pemkab Kotim dan meminta dukungan agar stok beras dapat diserap, khususnya oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah. Pemkab Kotim telah menyampaikan surat edaran agar ASN dan PPPK di seluruh OPD, kecamatan, dan kelurahan menggunakan beras yang disediakan dikantor cabang Bulog Kotim atau pada tempat-tempat pemasaran mitra bulog.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pangan daerah sekaligus mencegah penurunan kualitas beras akibat penyimpanan terlalu lama. Selain itu, Bulog juga mengajukan penguatan sarana pascapanen berupa pembangunan pabrik penggilingan padi dan gudang penyimpanan di Desa Lampuyang, yang telah mendapat rekomendasi dari Bupati Kotim.

Pemkab Kotim berharap, penyerapan beras Bulog oleh ASN dapat menjadi solusi konkret dalam menjaga surplus beras, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung program strategis nasional di bidang pangan.

Diskominfo Kotim Resmi Berganti Nahkoda, Transformasi Digital Dipercepat Lewat Semangat “Pro-KOPI”

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menegaskan keseriusannya dalam mempercepat transformasi digital daerah. Hal ini ditandai dengan serah terima jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim dari Pelaksana Tugas (Plt.) Ady Candra, S.H., M.H. kepada Kepala Diskominfo definitif Cok Orda Putra Legawa, S.Si., M.Sc.

Momentum ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan menjadi titik awal penyelarasan arah kebijakan digital daerah dengan visi dan misi RPJMD Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2025–2029, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, adaptif, dan berbasis teknologi.

Dalam arahannya, Cok Orda Putra Legawa memperkenalkan tagline “Pro-KOPI” yang merupakan akronim dari Profesional, Kolaboratif, Adaptif, dan Inovatif. Tagline ini disebut sebagai komitmen kerja Diskominfo Kotim untuk menghadirkan layanan publik digital yang lebih progresif, terintegrasi, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Diskominfo ke depan tidak cukup hanya menjadi penyampai informasi. Kita harus bertransformasi menjadi otoritas digital daerah yang aktif meningkatkan literasi digital dan memastikan layanan komunikasi menjangkau seluruh wilayah,” tegasnya.

Cok Orda juga menekankan bahwa transformasi digital bukan agenda satu instansi semata. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci, mulai dari pemerintah, swasta, masyarakat, perguruan tinggi, hingga media massa. Menurutnya, tanpa sinergi yang kuat, upaya digitalisasi berisiko berjalan parsial dan tidak berkelanjutan.

Dalam konteks diseminasi informasi publik, Diskominfo Kotim ditegaskan sebagai corong resmi pemerintah daerah. Peran ini mencakup penyajian informasi yang akurat, valid, dan terkini, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang semakin masif di ruang digital.

Berdasarkan data Diskominfo per 15 April 2024, masih terdapat lima desa di Kabupaten Kotawaringin Timur yang belum terjangkau layanan telekomunikasi atau mengalami blank spot. Kondisi ini menjadi salah satu fokus utama yang akan ditangani secara bertahap melalui penguatan infrastruktur telekomunikasi.

Sebagai langkah konkret, Diskominfo Kotim menetapkan dua Indikator Kinerja Utama (IKU), yakni:

  1. Peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur telekomunikasi di seluruh wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.
  2. Peningkatan nilai kualitas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang saat ini telah masuk dalam Indeks Masyarakat Digital Indonesia.

Selain itu, fokus kerja Diskominfo juga mencakup pengelolaan statistik sektoral, persandian, serta keamanan informasi sebagai fondasi penting tata kelola pemerintahan yang transparan, aman, dan berbasis data.

Dengan kepemimpinan baru ini, Diskominfo Kabupaten Kotawaringin Timur diharapkan mampu tampil sebagai motor penggerak transformasi digital daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi kualitas pelayanan publik serta pembangunan daerah secara keseluruhan.

Lantik 11 Pejabat Tinggi Pratama, Bupati Kotim: Hasil Seleksi Sangat Membanggakan dan Kompetitif

Bupati Kotawaringin Timur, H. Halikinnor, S.H., M.M., resmi melantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi terbuka tahun 2025 yang dinilai sangat kompetitif, sekaligus mengambil sumpah jabatan bagi sejumlah pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala Puskesmas, Jumat (30/01) pagi. Pelantikan yang di gelar di Gedung Serbaguna ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat birokrasi daerah guna memastikan pelayanan publik berjalan maksimal di tengah tantangan daerah saat ini.

Bupati menyampaikan bahwa proses seleksi yang panjang, mulai dari uji kompetensi hingga wawancara, telah menyaring putra-putri terbaik daerah. Ia mengaku terkesan dengan integritas dan visi yang ditunjukkan para peserta selama proses berlangsung.

“Secara jujur saya katakan, hasil nilai yang masuk hampir semuanya berada pada kategori sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa SDM aparatur kita saat ini sudah semakin kompetitif dan siap bersaing secara sehat,” ujar Halikinnor dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa jabatan baru ini bukan sekadar gelar seremonial, melainkan amanah besar yang menuntut pembuktian. Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah organisasi bukanlah kerja tunggal sosok di pucuk pimpinan, melainkan buah dari kolaborasi solid seluruh barisan birokrasi. Oleh karena itu, para pejabat yang baru dilantik diinstruksikan untuk segera beradaptasi agar dapat menghadirkan inovasi nyata di unit kerja masing-masing.

Adapun jajaran pejabat Eselon II yang menduduki posisi strategis baru berdasarkan Keputusan Bupati Nomor: 800.1.3.3/33/BKPSDM.MP/2026, adalah sebagai berikut:

– Drs. WAREN, M.Si – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
– RODY KAMISLAM, S.Hut., M.Si – Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
– dr. Hj. YULIA NOFIANY, M.Kes – Direktur RSUD Dr. Murjani.
– MUSLIH, ST., M.A.P – Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
– NINUK MUJI RAHAYU, S.STP., M.Si – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
– YOLANDA LONITA FENISIA, S.STP., M.Si – Kepala Dinas Pendidikan.
– YEPHI HARTADY PERIYANTO, ST – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
– WIDYA YULIANTI, SH., MM – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
– AKHMAD TAUFIK, MT – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
– COK ORDA PUTRA LEGAWA, S.Si, M.Sc – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
– dr. ACHMAD YUSI – Kepala Dinas PPPA dan PPKB.

Selain menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi birokrasi yang solid, Bupati juga memberikan atensi khusus pada kondisi cuaca ekstrem di Kotim, mengingat telah munculnya titik panas (hotspot). Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk peka terhadap potensi bencana.

“Saya minta Kepala Perangkat Daerah agar tetap siaga sewaktu-waktu jika diperlukan dukungannya dalam pengendalian Karhutla. Marilah kita bersama-sama menjaga lingkungan agar kejadian kabut asap tebal tidak terulang lagi,” tutup Halikinnor.

Lion Air Group Siap Terbang Lagi ke Sampit, Pemkab Kotim Sambut Positif Pemulihan Konektivitas Udara

Lion Air Group memastikan akan kembali melayani penerbangan menuju Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Maskapai tersebut siap membuka kembali akses udara dengan mengoperasikan rute Palangka Raya–Sampit dan Sampit–Surabaya.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, saat audiensi dengan Bupati Kotawaringin Timur, H. Halikinnor, Kamis (29/1/2026).

Danang menjelaskan, saat ini Lion Air Group masih dalam tahap finalisasi perizinan agar penerbangan dapat segera direalisasikan. Dalam waktu dekat, rute Palangka Raya–Sampit dan Sampit–Surabaya menjadi prioritas awal, sebelum dikembangkan ke rute-rute lain secara bertahap.

“Target kami, pengumuman resmi atau release penerbangan dapat dilakukan pada Februari 2026. Kami berharap kehadiran kembali Lion Air Group dapat memberikan kemudahan akses transportasi udara bagi masyarakat Kotim dan sekitarnya,” ujar Danang.

Pada tahap awal, rute Sampit–Surabaya akan dilayani menggunakan pesawat ATR 72 melalui Wings Air. Ke depan, Lion Air Group juga menyiapkan pesawat Airbus A320 yang direncanakan akan dioperasikan oleh Super Air Jet, menyesuaikan dengan perkembangan pasar dan kebutuhan penumpang.

Lion Air Group juga membidik Bandara H Asan Sampit sebagai salah satu hub strategis penerbangan di Kalimantan Tengah. Selain dua rute awal tersebut, sejumlah rute lain tengah dikaji, khususnya rute intra Kalimantan Tengah dan regional, seperti Muara Teweh–Palangka Raya–Sampit, Palangka Raya–Sampit–Pangkalan Bun, serta Palangka Raya–Sampit–Banjarmasin.

Melalui rute Sampit–Surabaya, masyarakat Kotim nantinya dapat terhubung ke lebih dari 15 kota tujuan lanjutan, antara lain Bali, Labuan Bajo, Kupang, Kendari, Palu, Jakarta, Banyuwangi, hingga Jeddah.

Menanggapi rencana tersebut, Bupati Kotawaringin Timur, H. Halikinnor, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kesiapan Lion Air Group untuk kembali melayani penerbangan ke Sampit.

Menurutnya, dibukanya kembali rute penerbangan ini merupakan langkah strategis dalam memulihkan dan memperkuat konektivitas udara Kotim yang selama ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan dunia usaha.

“Kami menyambut positif rencana Lion Air Group. Konektivitas udara adalah urat nadi pembangunan daerah, terutama untuk mendukung mobilitas masyarakat, pelayanan pemerintahan, investasi, pariwisata, serta distribusi logistik dan komoditas unggulan daerah,” ujar Halikinnor.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur siap memberikan dukungan sesuai kewenangan daerah, termasuk berkoordinasi dengan pihak bandara dan instansi terkait, agar pengoperasian kembali penerbangan dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.

“Kami berharap kehadiran kembali penerbangan ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat terus berkembang dan menjadikan Sampit sebagai kota penghubung yang strategis di Kalimantan Tengah,” tambahnya.

Pengoperasian kembali penerbangan Lion Air Group ke Sampit diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing Kotim, serta membuka peluang baru bagi sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa di wilayah tersebut.

Seleksi Terbuka JPT Pratama 11 Jabatan, Diskominfo Kotim Masuk Tahapan Akhir

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan rangkaian kegiatan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk 11 jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah, salah satunya jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Seleksi JPT Pratama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika diikuti oleh enam peserta, yakni Cok Orda Putra Legawa, Mohamad Gaddafi, Mohammad Ikhwan, Ady Candra, Dedi Purwanto, dan Harry Ramadhani. Seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi yang dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari seleksi administrasi, penilaian dan presentasi makalah, serta uji kompetensi manajerial dan sosial kultural.

Rangkaian seleksi berlanjut hingga tahapan akhir berupa wawancara yang dilaksanakan pada Kamis (18/12/2025) bertempat di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kotawaringin Timur. Proses seleksi ini dilaksanakan secara transparan dan objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melalui seleksi terbuka ini, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berharap dapat memperoleh pimpinan perangkat daerah yang memiliki kompetensi kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta kepekaan sosial kultural dalam mendukung peningkatan kualitas layanan publik, khususnya di bidang komunikasi dan informatika.

Menkomdigi: Orang Tua Garda Terdepan Pelindung Anak di Ruang Digital

Serdang Bedagai, 8 November 2025 – Menteri Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pentingnya peran orang tua sebagai garda terdepan dalam melindungi anak dari ancaman di ruang digital. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pertunjukan Rakyat (Petunra) bertajuk “PP Tunas, Wujud Semangat Hari Pahlawan di Era Digital” di Lapangan Sepak Bola Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (8/11/2025).

Perlindungan anak di ruang digital merupakan perjuangan bangsa di era saat ini. Jika dahulu perjuangan dilakukan secara fisik, kini perlindungan diwujudkan melalui pendampingan digital, literasi, dan kesadaran orang tua.
“Dulu perjuangan dilakukan dengan bambu runcing. Kini di era digital, perjuangan kita adalah melindungi anak-anak di ruang digital,” tegas Meutya.

Ancaman digital terhadap anak semakin nyata dan tidak bisa dianggap sepele. Konten pornografi, judi online, serta perundungan siber terus mengintai dan dapat memengaruhi perkembangan psikologis, karakter, hingga masa depan anak. Karena itu, pengawasan orang tua tidak dapat digantikan oleh perangkat maupun aplikasi penyaring konten.
“Orang tua harus membantu pemerintah dalam melindungi anak-anak dari penggunaan internet, khususnya media sosial,” tambah Meutya.
PP Tunas dikatakan menteri mewajibkan setiap Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), termasuk platform media sosial dan gim daring, untuk beberapa hal diantaranya menyediakan konten yang sesuai usia, menyaring dan memblokir materi berbahaya, serta membuka saluran pelaporan yang mudah dan responsif bagi pengguna.

Regulasi tersebut menjadi langkah penting negara dalam memastikan bahwa ruang digital bukan hanya terbuka luas, tetapi juga aman dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.

Selain perlindungan, Menkomdigi juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan internet secara produktif, terutama dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Ia mencontohkan peluang usaha yang dapat dilakukan melalui platform digital seperti Facebook, Instagram, atau TikTok.
“Internet bisa menjadi sarana peningkatan pendapatan, bukan justru sumber masalah. Manfaatkan ruang digital untuk hal baik dan kegiatan yang bermanfaat,” jelasnya.

Masyarakat diminta untuk tidak mudah membagikan hoaks atau informasi yang belum terverifikasi, karena hal tersebut dapat memperluas keresahan dan penipuan daring. Ia menegaskan, tindakan sederhana seperti tidak meneruskan pesan yang tidak jelas sumbernya adalah bentuk perlindungan yang berdampak besar.

“Internet menawarkan banyak hal baik, namun juga mengandung banyak hal berbahaya bagi anak-anak dan orang tua. Karena itu, setiap orang tua harus menjadi pahlawan bagi keluarga mereka sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Tambunan, mengapresiasi Kemkomdigi yang diakuinya tepat dalam melakukan pendekatan komunikasi budaya melalui kegiatan Pertunjukan Rakyat. Menurutnya, cara ini efektif untuk menyampaikan pesan penting kepada masyarakat hingga tingkat akar rumput.

“Medsos jangan dijadikan tempat menyebarkan kebencian, hoaks, atau menjadi pintu masuk judi online. Mari gunakan internet untuk silaturahmi dan hal yang positif,” ujar Adlin.

Kegiatan Petunra berlangsung meriah dengan penampilan seni budaya lokal, tarian Serampang, serta hiburan musik. Tidak hanya menghadirkan edukasi, kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan masyarakat dalam memperkuat kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga anak dari ancaman digital.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirjen Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya, Dirjen Ekosistem Digital Edwin Hidayat Abdullah, serta Sekretaris Ditjen KPM Very Radian Wicaksono.

BSSN–PANDI Perkuat Kolaborasi, Tegaskan Komitmen Jaga Kedaulatan Siber Nasional

Kunjungan ini menandai langkah strategis dalam mempererat kerja sama antara BSSN dan PANDI, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kedaulatan dan keamanan ruang siber nasional, khususnya dalam pengelolaan domain internet Indonesia (.id).

“Sinergi antara BSSN dan PANDI merupakan langkah konkret untuk menjaga kedaulatan dan ketahanan ruang siber nasional. BSSN tidak bisa jalan sendiri dalam menjaga keamanan siber, kita harus sama-sama memulai untuk menghasilkan internet yang bersih, aman dan nyaman. Itu menjadi sesuatu yang kita inginkan, supaya masyarakat bisa terlindungi,” ujar Kepala BSSN Nugroho.

Pertemuan ini juga membahas berbagai isu krusial seperti mitigasi ancaman siber terhadap sistem domain nasional, upaya memperkuat tata kelola nama domain agar lebih aman, serta peluang kerja sama dalam pengembangan SDM dan teknologi keamanan siber.

Ketua PANDI, John Sihar Simanjuntak, menyambut positif kunjungan ini dan menegaskan komitmen PANDI untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga keamanan siber nasional.

Kegiatan diakhiri dengan peninjauan fasilitas operasional PANDI, di mana Kepala BSSN Nugroho melihat langsung sistem pengelolaan domain dan teknologi keamanan yang diterapkan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kunjungan balasan, setelah sebelumnya Ketua PANDI John Sihar Simanjuntak beserta jajaran pengurus bersilaturahmi ke Kantor BSSN Ragunan pada 2 Mei 2025 lalu.

Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN

ACAD CSIRT Summit 2025, BSSN: Pembentukan TTIS sebagai Langkah Strategis Memperkuat Keamanan Siber Nasional

Jakarta, BSSN.go.id – Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia, Dr. Sulistyo, S.Si., S.T., M.Si., menyampaikan penetapan kebijakan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) pada setiap instansi merupakan langkah strategis untuk memperkuat keamanan siber nasional.

“Dengan adanya TTIS di setiap lembaga negara, respon terhadap insiden siber dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi, sehingga potensi kerugian dapat diminimalkan,” kata Sulistyo pada pembukaan ACADefence Challenge 2025 dan Workshop Incident Response di Jakarta, pada Senin (26/5/2025).

Menurut Sulistyo, pembentukan TTIS ini menjadi sangat penting dalam memastikan bahwa data dan informasi tetap aman, terutama data pribadi masyarakat yang tersimpan dalam sistem digital pemerintah.

“Melalui tim ini, setiap instansi dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan dan menerapkan langkah-langkah mitigasi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, koordinasi antar instansi akan lebih optimal dalam upaya pencegahan dan penanganan insiden siber.

“Bila infrastruktur aman, masyarakat akan lebih percaya menggunakan layanan digital pemerintah. Begitu juga investor, akan melihat Indonesia sebagai negara yang serius dalam menjaga keamanan sistem digitalnya,” jelasnya.

Hal ini menurut Sulistyo akan mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, sekaligus memperkuat ketahanan siber nasional dalam menghadapi tantangan global.

“Pembentukan TTIS (CSIRT, red) bukan sekadar kebijakan teknis, tapi langkah strategis dalam membangun kedaulatan digital Indonesia yang lebih kuat, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan ACADefence Challenge 2025 dan Workshop Incident Response merupakan bagian dari rangkaian acara ACAD CSIRT Summit 2025 yang akan diselenggarakan pada Juli 2025 mendatang.

Sementara itu, telah resminya ACAD CSIRT berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI tahun 2024, memiliki konsekuensi logis untuk makin berperan aktif dan ikut serta menjadi PERISAI keamanan siber di Indonesia, khususnya Sektor Pendidikan.

Untuk itu Sulistyo berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia keamanan siber, serta menjaring potensi talenta terbaik anak bangsa Indonesia.

“Bersama kita rangkul dan bina potensi sumber daya manusia yang dapat diidentifikasi tersebut untuk membangun ekosistem keamanan siber menuju Indonesia Emas,” pungkas Sulistyo.

Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN

Diskominfo Kotim Sosialisasikan Hasil Audit SPBE dan Pedoman Manajemen Aset TIK

Sampit – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar kegiatan Sosialisasi Akhir Pekerjaan Pendampingan Audit Aplikasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Manajemen Aset Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada Jumat (23/5/2025) di ruang Sampit Creative Hub.

Kegiatan ini merupakan bagian akhir dari rangkaian program strategis Diskominfo yang telah dimulai sejak Kick-Off Meeting pada 11–12 Maret 2025, dilanjutkan dengan sesi Desk Penjelasan Kertas Kerja dan Interview pada 23 April 2025. Program ini menegaskan komitmen Diskominfo dalam membangun infrastruktur digital pemerintahan yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Diskominfo, Jumberi, S.I.P, menegaskan bahwa transformasi digital dalam pemerintahan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.“Sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, kita diamanatkan untuk menyelenggarakan pemerintahan yang efisien, transparan, dan terintegrasi melalui pemanfaatan TIK,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah terlibat aktif, serta kepada PT. Digitama Sinergi Indonesia sebagai mitra pendamping teknis. “Terima kasih atas kontribusi nyata melalui analisis, masukan, dan penyusunan dokumen pendukung. Semoga hasil pekerjaan ini benar-benar bisa ditindaklanjuti dan menjadi langkah konkret dalam mendukung terwujudnya SPBE yang efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujarnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan Pradiptya Setyahadi, S.Kom, M.Sc, Direktur Utama PT. Digitama Sinergi Indonesia, sebagai narasumber utama. Hadir pula perwakilan dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi ruang berbagi hasil audit dan rekomendasi strategis, yang akan menjadi dasar perbaikan dan pengambilan kebijakan ke depan. Selain itu, kegiatan ini juga membuka ruang diskusi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat transformasi digital di lingkup pemerintah daerah.

BSSN Adakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan, dan Pariwsata

Bogor, BSSN.go.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian telah menyelenggarakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata yang dilaksanakan di Kantor BSSN Sentul, Bogor, Jawa Barat pada tanggal 21 s.d. 23 April 2025.

Workshop dibuka oleh Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata BSSN Edit Prima yang diikuti oleh 121 peserta dari Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) sektor Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata yang terbagi dalam 3 (tiga) hari.

Workshop dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan kematangan keamanan siber dalam rangka peningkatan pemahaman stakeholder mengenai tanggap insiden siber pada masing-masing instansi, pemenuhan kebutuhan pengetahuan dan keterampilan yang tepat untuk menangani insiden siber, dan melakukan tindakan penanggulangan dan pemulihan pada aspek tata kelola maupun aspek teknis.

Saat workshop berlangsung, dilakukan penyampaian security awareness dan asistensi pembentukan CSIRT, berupa pengukuran tingkat maturitas penanganan insiden siber menggunakan tools TMPI secara self-assessment dan penyusunan berkas registrasi CSIRT.

Direktur Edit Prima menyampaikan bahwa tujuan workshop adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan dalam penanganan insiden siber, serta mendorong pembentukan dan pendaftaran CSIRT organisasi pada PSE sektor keuangan, perdagangan, dan pariwisata. Selain itu, dengan kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan terkait keamanan siber, meningkatkan kemampuan penanganan insiden siber, serta meningkatkan kesadaran akan penerapan keamanan siber kepada PSE di sektor keuangan, perdagangan, dan pariwisata.

Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN

BSSN Selenggarakan Communication Check #2 Bagi TTIS Sektor Administrasi Pemerintahan Tahun 2025

 

Jakarta – BSSN.go.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui CSIRT atau Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sektor Administrasi Pemerintahan (Gov-CSIRT Indonesia) menyelenggarakan kegiatan Communication Check Ke-2 Tahun 2025 pada CSIRT Sektor Administrasi Pemerintahan secara daring pada Kamis (24/4/2025).

Communication Check merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh BSSN dan diikuti oleh CSIRT Pemerintah Pusat dan CSIRT Pemerintah Daerah yang sudah terbentuk. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mencapai operasional pelaksanaan tanggap insiden siber sektor pemerintah yang optimal dan bertujuan untuk menjalin pola koordinasi dan komunikasi antar CSIRT Sektor Administrasi Pemerintah guna mengantisipasi dan mencegah insiden keamanan siber.

Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN Dr. Sulistyo, S.Si., S.T., M.Si selaku Ketua Gov-CSIRT Indonesia memberikan arahan kepada seluruh peserta Communication Check ke-2 Tahun 2025. Deputi Sulistyo menyampaikan bahwa Communication Check yang dilakukan adalah memastikan jalur komunikasi antara Gov-CSIRT dengan Anggota Gov-CSIRT di pusat maupun daerah, sehingga dapat memperkecil gap time to detect dan time to action ketika terjadi insiden siber.

“Ketika dideteksi adanya potential threat atau insiden-insiden yang mungkin berdampak ke organisasi, proses responnya jadi cepat,” ungkap Deputi Sulistyo.

Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan sinergi dan koordinasi TTIS serta dapat terus berkembang secara baik seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Perencanaan Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Dr. Agung Indrajit, S.T., M.Sc. Menyambung dari arahan Deputi Sulistyo, Agung menyampaikan bahwa Communication Check yang dilaksanakan memastikan jalur komunikasi tanggap terhadap insiden serta dapat berjalan dengan cepat, tepat, akurat dan efektif.

Pada kegiatan ini terdapat sharing session mengenai pengelolaan keamanan informasi Kementerian PPN/Bappenas yang disampaikan oleh Koordinator Tim Manajemen Keamanan Informasi Pusat Data dan Informasi Perencanaan Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Mirza, S.Kom, MAIR, MPA. Dalam paparannya, Mirza menjelaskan upaya pencegahan dan penanganan keamanan informasi seperti keamanan kata sandi serta peningkatan awareness pegawai di lingkungan Kementerian PPN/Bappenas.

Di sesi berikutnya kemudian juga disampaikan mengenai evaluasi Communication Check-1 dan juga pelaksanaan Communication Check-2 yang dipandu oleh Sekretariat Gov-CSIRT Indonesia. Kegiatan ini menargetkan sebanyak 313 TTIS berhasil melakukan Communication Check.

Pada sesi evaluasi Communication Check-1 disampaikan mengenai laporan pelaksanaan Communication Check-1 Tahun 2025 terkait keberhasilan, kendala, serta skenario Communication Check. Pada Communication Check-2 ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah tingkat keberhasilan Communication Check.

Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN

BSSN Selenggarakan Rakor Penyelenggara Sistem Elektronik Infrastruktur Informasi Vital  

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pelindungan IIV dan membangun kesadaran kolektif serta komitmen bersama di antara pemangku kepentingan sektor IIV, guna menjaga keamanan siber nasional. Acara dibuka oleh Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han dan dihadiri oleh 25 Kementerian/Lembaga dari berbagai lintas sektor IIV.

Pelindungan sistem elektronik pada IIV merupakan hal yang krusial dan strategis karena jika terjadi gangguan pada sistem ini dapat berdampak besar pada masyarakat luas dan perekonomian nasional. Pemerintah, melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2022, telah menetapkan Peta Bisnis Pelindungan IIV disertai penunjukan instansi pembina sektor masing-masing.

Pada kesempatan Rakor tersebut Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan amanat peraturan tersebut sekaligus senantiasa menguatkan koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan siber nasional.

“Seluruh pemangku kepentingan perlu bersinergi dan berkomitmen untuk mempercepat pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) pada instansi masing-masing sebagaimana amanat Presiden Prabowo Subianto. BSSN akan terus melakukan asistensi dalam upaya percepatan tersebut,” ucap Nugroho.

Nugroho pun menambahkan terkait dengan TTIS Sektoral, Gov-CSIRT BSSN dapat dijadikan sebagai role model pembentukan dan operasionalisasi TTIS Sektoral sesuai dengan prinsip security by design. Lebih lanjut Nugroho menekankan bahwa agenda prioritas pemerintah, termasuk operasionalisasi Gov-Tech, program Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan program lainnya akan sangat bergantung dengan transformasi digital yang aman.

Di akhir sambutannya, Kepala BSSN mengajak kepada peserta untuk meningkatkan awareness dan kapasitas IIV serta peningkatan kapabilitas TTIS yang sudah dimiliki.

“Hal yang urgent pada forum ini adalah mari kita bersama memiliki komitmen untuk meningkatkan awareness dan kapasitas dari infrastruktur informasi vital yang kita miliki serta eksistensi dan kapabilitas dari Tim Tanggap Insiden Siber di masing-masing Kementerian dan Lembaga,” pungkasnya.

Lebih dari 100 peserta dari BSSN dan berbagai sektor IIV, yakni sektor keuangan, energi, pangan, TIK, transportasi, kesehatan, pertahanan, dan administrasi pemerintahan, hadir dalam rapat ini serta aktif saat diskusi panel dengan memberikan tanggapan dan masukan bagi penguatan keamanan siber di Indonesia.

Pada kesempatan rakor tersebut juga dilakukan penandatanganan Komitmen Bersama dari Pembina Sektor IIV dalam rangka menjaga keamanan siber dan melindungi infrastruktur informasi vital. BSSN meyakini dengan sinergi dan kolaborasi yang saat ini dan ke depan terus diperkuat, dapat menjadi optimisme bersama dalam menjaga infrastruktur informasi vital nasional dan kedaulatan ruang siber Indonesia.

Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN

Menkomdigi Pastikan Mudik Makin Hemat, Paket Internet Lebih Murah hingga 50%!

Jakarta, 20 Maret 2025 – Pemerintah bersama penyelenggara layanan telekomunikasi seluler menghadirkan diskon tarif paket internet hingga 50% serta memastikan jaringan tetap stabil sepanjang periode mudik Lebaran dan Nyepi 2025.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama operator layanan seluler memastikan masyarakat tetap terhubung dengan keluarga tanpa hambatan.

“Sejalan dengan arahan Presiden untuk memastikan mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi masyarakat. Kami mengapresiasi kontribusi operator seluler dalam memberikan rasa nyaman melalui layanan telekomunikasi yang optimal selama periode mudik Lebaran 2025,” jelasnya dalam pertemuan dengan penyelenggara layanan telekomunikasi seluler di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (20/3/2025).

Meutya Hafid menyatakan Pemerintah bersama operator seluler telah bersepakat menyediakan Paket Ramadan-Lebaran dengan harga lebih terjangkau selama satu bulan penuh bagi pelanggan prabayar maupun pascabayar.

“Presiden ingin agar mudik ini bisa berjalan dengan aman, menyenangkan, dan masyarakat dibantu,” jelasnya.

Menurut Meutya Hafid sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, operator telekomuniasi seluler telah menyiapkan berbagai paket khusus yang memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan paket reguler. Paket ini mencakup diskon besar untuk kuota data, bonus telepon, serta dukungan layanan pelanggan selama periode mudik.

Direktur Sales PT Telkomsel Adiwahyuni Basuki Sigit menyatakan Telkomsel menyediakan paket unggulan termasuk Surprise Deal Ramadan, yang memberikan diskon hingga 50% dibandingkan harga normal. Selain itu ada paket mudik yang dirancang untuk mendukung kebutuhan komunikasi pelanggan selama perjalanan mudik dan saat berlebaran di kampung halaman.

“Kami berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam memastikan kelancaran komunikasi selama periode Ramadan dan Lebaran. Melalui berbagai paket spesial yang kami sediakan, kami berharap pelanggan dapat menikmati layanan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Chief Legal & Regulatory Officer PT Indosat Tbk Reski Damayanti menjelaskan pihaknya menyediakan enam paket spesial Ramadan yang menawarkan harga lebih murah hingga 50% dari median harga normal per gigabyte, serta bonus telepon hingga 5.000 menit ke sesama pelanggan IOH.

“Kami merancang paket-paket ini agar masyarakat dapat menikmati layanan internet dengan harga yang lebih terjangkau selama Ramadan dan Lebaran. Dengan kuota besar dan harga yang kompetitif, kami ingin memastikan pelanggan tetap terhubung dengan keluarga dan kerabat mereka,” jelasnya.

Dari XL Axiata telah menyiapkan paket Ramadan untuk pelanggan Prabayar, Pascabayar, dan Home Broadband dengan diskon hingga 50%. Selain itu, XL Axiata bersama operator lain juga menyiapkan posko Lebaran untuk membantu pelanggan yang membutuhkan layanan atau memiliki keluhan selama periode mudik.

“XL Axiata mendukung penuh inisiatif pemerintah dalam memastikan layanan telekomunikasi tetap optimal selama Lebaran. Selain menghadirkan paket spesial, kami juga menyiapkan posko layanan di berbagai titik strategis guna memastikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” ujar Yessie D. Yosetya, Direktur PT XL Axiata Tbk.

Sementara itu, Smartfren meluncurkan program bertajuk “Kuota Besar Ibadah Lancar” dengan paket kuota besar untuk memenuhi kebutuhan pelanggan selama Lebaran. Direktur Utama PT Smartfren Telecom Tbk Merza Fachys menjelaskan Diskon khusus hingga 50% diberikan untuk beberapa pilihan kuota, memastikan akses internet yang lancar dengan harga lebih terjangkau.

“Dari pengalaman kami, kebutuhan kuota pelanggan selalu meningkat saat Idulfitri. Oleh karena itu, kami menghadirkan paket dengan kuota besar yang tetap terjangkau agar pelanggan dapat tetap terhubung dengan orang-orang terkasih tanpa khawatir kehabisan data,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Menkomdigi Meutya Hafid didampingi Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria, Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo, dan Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto.