Hari Kedua Uji Coba Pengalihan Arus Jalan Tjilik Riwut, Dishub Kotim Melakukan Pemantauan
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, melanjutkan uji coba penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di Jalan Tjilik Riwut, Sampit, pada Jumat (9/10/2026). Memasuki hari kedua, pemantauan dilakukan untuk mengevaluasi kelancaran rekayasa lalu lintas sekaligus mendukung rencana pengembangan Bandara Haji Asan Sampit.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim, bersama perangkat daerah terkait dan polres kotim terus memantau pelaksanaan pengalihan arus yang dijadwalkan berlangsung pada 8–11 Oktober 2026, setiap pukul 08.30 hingga 11.00 WIB.
Uji coba ini merupakan bagian dari persiapan pengembangan kawasan Bandara Haji Asan Sampit, khususnya penataan area landasan pacu dan pembangunan pagar pengamanan bandara yang didukung anggaran APBN tahun 2026.
Dalam pelaksanaannya, evaluasi dilakukan secara berkala untuk mengidentifikasi kendala di lapangan, termasuk kebutuhan rambu-rambu lalu lintas, efektivitas jalur alternatif, serta keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Pemkab Kotim telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif, yakni Jalan Jaksa Agung Soeprapto, Jalan Lingkar Utara, dan akses menuju Desa Bengkirai untuk membantu menjaga mobilitas masyarakat selama pengalihan arus berlangsung.
Jalan Jaksa Agung Soeprapto menjadi salah satu fokus penanganan untuk meningkatkan kelayakannya sebagai jalur alternatif. Perbaikan pada sejumlah titik, termasuk rencana pengaspalan dan pembenahan drainase, disiapkan guna mendukung keamanan serta kelancaran lalu lintas.
Pemkab Kotim mengimbau masyarakat agar memperhatikan arahan petugas, meningkatkan kewaspadaan, dan mengikuti rambu-rambu pengalihan arus selama uji coba berlangsung. Petugas disiagakan di sejumlah titik untuk membantu mengarahkan pengguna jalan.
Hasil evaluasi selama masa uji coba akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan langkah selanjutnya, termasuk rencana penerapan penutupan Jalan Tjilik Riwut secara penuh.
Pengembangan Bandara Haji Asan Sampit diharapkan dapat meningkatkan keselamatan penerbangan, mendukung peningkatan layanan transportasi udara, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur.
0 komentar