Gubernur Tinjau RMP Lampuyang, Pemprov Dukung Penguatan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Kotim
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mendukung upaya penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan sektor pertanian dan peningkatan nilai tambah hasil panen. Salah satu langkah strategis tersebut ditunjukkan melalui peninjauan fasilitas penggilingan padi modern atau Rice Milling Plant (RMP) di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Sabtu (10/10/2026).
Peninjauan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, didampingi Wakil Bupati Kotawaringin Timur Hj. Irawati, S.Pd., M.AP., untuk melihat kesiapan fasilitas pengolahan gabah menjadi beras yang diharapkan mampu mendukung kemandirian pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Keberadaan RMP menjadi bagian penting dalam mendorong pengolahan hasil pertanian di daerah, sehingga gabah yang dihasilkan petani tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi beras dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyampaikan bahwa pengembangan fasilitas penggilingan padi merupakan salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan potensi pertanian lokal.
Menurutnya, pengolahan hasil pertanian di daerah sendiri diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, membuka peluang lapangan kerja, serta menggerakkan perekonomian di sekitar kawasan pertanian.
“Tujuannya tidak lain untuk menjaga ketahanan pangan Kalimantan Tengah. Selama ini, hasil pertanian kita banyak dibawa keluar daerah. Sekarang, pengolahannya kita dorong agar bisa dilakukan di sini,” ujarnya.
Selain mendukung ketersediaan pangan, keberadaan RMP juga diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani sesuai ketentuan pemerintah. Harga gabah sebesar Rp6.500 per kilogram menjadi salah satu acuan untuk melindungi hasil usaha petani.
Agustiar berharap pengembangan fasilitas pengolahan padi dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan petani, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Bagi Kabupaten Kotawaringin Timur, penguatan sarana pengolahan hasil pertanian menjadi peluang untuk meningkatkan daya saing komoditas lokal. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, potensi produksi padi di wilayah Lampuyang dan sekitarnya diharapkan dapat dikelola secara lebih optimal.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur terus mendorong sinergi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan berbagai pemangku kepentingan agar pengembangan sektor pertanian memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para petani.
Melalui penguatan infrastruktur pertanian, peningkatan kualitas pengolahan hasil panen, serta perlindungan terhadap nilai jual gabah, sektor pertanian diharapkan semakin berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kotim.
0 komentar