Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Tingkatkan Kompetensi ASN di Era Digital, Pemkab Kotim Gelar Pelatihan Junior Office Operator

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya aparatur melalui penguatan kompetensi teknis. Salah satunya diwujudkan melalui Pelatihan Junior Office Operator yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim.

Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin (4/5/2026) hingga Jumat (8/5/2026), bertempat di Balai Diklat BKPSDM Kotim. Pelatihan dilaksanakan setiap hari mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai dengan pola pembelajaran yang mengombinasikan teori dan praktik.

Sebanyak 70 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kotim turut ambil bagian dalam pelatihan ini. Para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari narasumber profesional dari Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDMP Komdigi) Banjarmasin, di antaranya Mahfuddin Fanany, S.Kom, Muhammad Khotibul Umam, S.Kom, beserta tim.

Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis ASN di bidang administrasi perkantoran modern, pengelolaan dokumen, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung tugas-tugas pemerintahan. Materi yang diberikan dirancang untuk menjawab kebutuhan kerja birokrasi yang semakin terdigitalisasi.

Dalam sambutan Bupati Kotawaringin Timur yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati, Rafiq Riswandi, S.T., M.Si., ditegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas ASN agar mampu menjawab tantangan zaman.

Ia menyampaikan bahwa transformasi digital di sektor pemerintahan menuntut aparatur untuk tidak hanya memahami administrasi secara konvensional, tetapi juga mampu mengelola sistem informasi, data, dan layanan berbasis teknologi secara efektif dan efisien.

“Di era digital saat ini, kemampuan dalam mengelola administrasi berbasis teknologi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar. ASN dituntut adaptif, responsif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, serta akuntabel,” ujarnya.

Lebih lanjut, peserta diharapkan tidak hanya mengikuti pelatihan secara formalitas, tetapi benar-benar menyerap dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pekerjaan sehari-hari. Disiplin, keaktifan, serta komitmen untuk belajar menjadi kunci keberhasilan pelatihan ini.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Kotim menargetkan lahirnya aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga profesional dan berintegritas. Penguatan kapasitas ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan bersih (clean government).

Selain itu, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja birokrasi yang lebih adaptif terhadap perubahan, kolaboratif lintas perangkat daerah, serta berorientasi pada hasil yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kotawaringin Timur.

0 komentar

Belum ada komentar

Tuliskan pesan/tanggapan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *