Perkuat Transformasi Digital, Pemkab Kotim Bangun Sinergi Lintas Sektor
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan transformasi digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Forum Koordinasi Lintas Sektor Bidang Literasi Digital dan Keamanan Informasi yang dilaksanakan di Ruang Smart Command Hall (SCH) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (25/5).
Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, sektor perbankan, pelaku usaha, media massa, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung percepatan transformasi digital di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, Umar Kaderi, S.H., M.Sc. Turut hadir Staf Ahli Bupati yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, perwakilan perguruan tinggi, sektor perbankan, pelaku UMKM, insan media, serta sejumlah perangkat daerah terkait.
Dalam sambutannya, Umar Kaderi menegaskan bahwa transformasi digital merupakan salah satu agenda penting pembangunan daerah yang sejalan dengan visi dan misi Bupati Kotawaringin Timur dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi.
Menurutnya, digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk meningkatkan efisiensi birokrasi, mempercepat akses layanan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah di tengah perkembangan era digital.
“Forum ini merupakan langkah progresif untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung transformasi digital di Kabupaten Kotawaringin Timur. Melalui digitalisasi, kita tidak hanya mendorong efisiensi dan efektivitas pelayanan publik, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat, dunia usaha, dan sektor pendidikan untuk berkembang bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa transformasi digital harus dapat dirasakan hingga ke tingkat desa. Pemerataan akses teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting agar manfaat digitalisasi dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur, Cok Orda Putra Legawa, S.Si., M.Sc., menjelaskan bahwa forum koordinasi ini difokuskan pada tiga program prioritas utama, yaitu penguatan literasi dan pendidikan digital, pemberdayaan serta digitalisasi UMKM, dan peningkatan keamanan informasi.
Menurutnya, tantangan perkembangan teknologi saat ini menuntut adanya kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah dan berbagai pihak agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, aman, dan bertanggung jawab.
“Penguatan literasi digital tidak hanya menyasar kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap keamanan informasi, etika digital, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan,” jelasnya.
Komitmen kolaboratif dari berbagai pihak tampak dalam forum tersebut. Perwakilan perguruan tinggi, seperti Universitas Darwan Ali dan Universitas Muhammadiyah Sampit, menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam kegiatan edukasi literasi digital dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi masyarakat, pelajar, dan pelaku usaha.
Di sektor ekonomi, dukungan datang dari Bank Kalteng yang berkomitmen mendukung digitalisasi UMKM melalui perluasan penggunaan sistem pembayaran digital berbasis QRIS. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan transaksi sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
Sementara itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotawaringin Timur menyatakan kesiapan mendukung program literasi digital melalui penyediaan sarana dan media edukasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas. Dukungan juga diberikan oleh Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfo Kotim yang telah melakukan pembaruan perangkat publikasi digital guna memperkuat promosi dan pemasaran produk UMKM lokal.
Sebagai tindak lanjut forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur juga berencana mengintegrasikan berbagai program dan informasi hasil koordinasi ke dalam sub-menu khusus pada portal resmi pemerintah daerah. Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi, memperluas akses informasi publik, serta memudahkan masyarakat memperoleh informasi terkait program literasi digital, keamanan informasi, dan pengembangan UMKM.
Melalui forum koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berharap terbangun ekosistem digital yang kuat, kolaboratif, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media diharapkan mampu mempercepat terwujudnya masyarakat yang cakap digital, aman dalam beraktivitas di ruang siber, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
0 komentar