Perkuat Konektivitas Wilayah, Pemkab Kotim Usulkan Peningkatan Jalan Mentaya Seberang
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mendorong peningkatan konektivitas masyarakat di wilayah seberang Sungai Mentaya dengan mengupayakan peningkatan Jalan Mentaya Seberang hingga Kampung Melayu dan perbatasan Pagatan.
Upaya tersebut dibahas Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui rapat secara virtual, Senin (28/9/2026).

Bupati Kotim H. Halikinnor mengatakan, peningkatan akses jalan menjadi salah satu langkah yang diupayakan untuk membuka akses masyarakat di wilayah seberang Sungai Mentaya, khususnya Kecamatan Seranau dan Pulau Hanaut.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Mentaya tetap menjadi harapan masyarakat. Namun, kebutuhan anggaran pembangunan jembatan saat ini diperkirakan telah mencapai lebih dari Rp1 triliun. Sebelumnya, kebutuhan pembangunan jembatan diperkirakan sekitar Rp860 miliar.
“Harapan kita itu kita majukan ke pemerintah pusat untuk jalannya ditingkatkan sampai ke Kampung Melayu, sampai perbatasan Pagatan,” ujar Halikinnor.
Halikinnor menjelaskan, peningkatan jalan hingga wilayah perbatasan Pagatan diharapkan dapat menjadi alternatif untuk memperkuat akses masyarakat sekaligus mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi.
Dengan semakin terbukanya akses darat, kawasan di sepanjang jalur tersebut diharapkan berkembang, baik dari sisi permukiman maupun kegiatan ekonomi masyarakat.
Pemkab Kotim selanjutnya akan terus mengupayakan dukungan pemerintah pusat melalui Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan serta pemerintah provinsi. Usulan tersebut masih dalam tahap pengajuan dan selanjutnya akan dilakukan perhitungan serta kajian oleh pemerintah pusat.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berkomitmen untuk terus memperkuat konektivitas antarwilayah sebagai bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap pusat-pusat aktivitas ekonomi.
0 komentar