Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Kotim Gelar Korve Massal di Kawasan Strategis Kota Sampit

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar aksi nyata peduli lingkungan melalui kegiatan kerja bakti massal (korve) yang dilaksanakan pada Sabtu (6/6) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Hj. Irawati, serta diikuti oleh perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Aksi gotong royong ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kelestarian lingkungan perkotaan.

Sejak pagi hari, para peserta korve bergerak menuju lokasi yang telah ditentukan, dengan fokus pembersihan di sepanjang ruas jalan dari Bundaran Polres Kotim hingga Lampu Lalu Lintas Simpang Empat pertemuan Jalan Tjilik Riwut dan Jalan Pramuka. Kawasan tersebut merupakan salah satu jalur utama yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat cukup tinggi setiap harinya.

Dalam pelaksanaannya, Wakil Bupati bersama para peserta tampak bahu-membahu membersihkan berbagai fasilitas umum, khususnya area trotoar dan median jalan. Kegiatan meliputi pembabatan rumput liar yang tumbuh di sepanjang jalur pedestrian, pembersihan drainase ringan, serta pengumpulan dan pengangkutan sampah yang berserakan di sekitar lokasi.

Wakil Bupati Hj. Irawati menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga harus diwujudkan melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa lingkungan yang bersih dan sehat akan memberikan manfaat besar bagi kualitas hidup masyarakat. Semangat gotong royong seperti ini perlu terus dipertahankan dan menjadi budaya di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pemilihan kawasan Bundaran Polres Kotim hingga Simpang Empat Jalan Tjilik Riwut–Jalan Pramuka dinilai strategis karena merupakan salah satu urat nadi transportasi Kota Sampit yang setiap hari dilalui masyarakat. Dengan dilaksanakannya aksi bersih-bersih secara serentak, kawasan tersebut kini terlihat lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi pengguna jalan maupun pejalan kaki.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mendorong partisipasi aktif seluruh pihak dalam mewujudkan Kota Sampit yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

0 komentar

Belum ada komentar

Tuliskan pesan/tanggapan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *