Pemkab Kotim Percepat Penerapan PAUD Holistik Integratif, Perkuat Fondasi Generasi Unggul
SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui percepatan penerapan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI). Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan secara terpadu.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Apresiasi Bunda PAUD Kecamatan, Kelurahan/Desa dan PAUD Percontohan PAUD HI Tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Aula BPG Mini, Sampit, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan ini dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj. Khairiah, serta unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pengurus Pokja Bunda PAUD, dan para pendidik serta tenaga kependidikan PAUD se-Kabupaten Kotim.
Mewakili Bupati Kotawaringin Timur, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Diana Setiawan, secara resmi membuka kegiatan sekaligus membacakan sambutan Bupati. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan salah satu investasi terpenting dalam membangun kualitas generasi masa depan.
Menurutnya, masa usia dini merupakan periode emas (golden age) yang sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada fase ini, anak membutuhkan stimulasi, pendampingan, serta lingkungan yang mendukung agar dapat berkembang secara optimal, baik dari aspek fisik, kecerdasan, sosial, emosional, maupun pembentukan karakter.
“PAUD bukan sekadar tempat anak belajar mengenal huruf dan angka, tetapi merupakan fondasi awal dalam membentuk karakter, mengembangkan potensi, serta menanamkan nilai-nilai positif. Karena itu, kita harus memastikan setiap anak mendapatkan hak tumbuh kembang secara optimal melalui layanan yang berkualitas,” demikian pesan Bupati dalam sambutan yang dibacakan Pj. Sekda.
Lebih lanjut, Pemkab Kotim terus mendorong penguatan PAUD Holistik Integratif sebagai pendekatan pelayanan anak usia dini yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan, tetapi juga memperhatikan seluruh kebutuhan dasar anak secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Penerapan PAUD HI membutuhkan keterlibatan berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi, pengasuhan keluarga, perlindungan anak hingga kesejahteraan sosial. Dengan demikian, tumbuh kembang anak menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya lembaga pendidikan.
Dalam upaya tersebut, keberadaan Bunda PAUD di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kelurahan dan desa memiliki peran strategis sebagai penggerak, motivator, sekaligus mitra pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Bunda PAUD, pengelola lembaga, pendidik, tenaga kependidikan, serta seluruh pihak yang selama ini telah berkontribusi dalam mengembangkan layanan PAUD di Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Saya berharap melalui kegiatan apresiasi ini, semangat, kreativitas, dan inovasi para penggerak PAUD semakin meningkat. Jadikan momentum ini untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi, sehingga layanan PAUD HI dapat diterapkan secara lebih luas dan merata hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur,” lanjut pesan Bupati.
Melalui penguatan PAUD HI, Pemkab Kotim berharap semakin banyak anak memperoleh layanan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar yang berkualitas sejak dini. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi Kotawaringin Timur yang sehat, cerdas, berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
0 komentar